INKRAH DI MATA HUKUM

Kejari Bantul Bakal Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan

Ilustrasi. (Foto: Doc)

BANTUL, KRJOGJA.com – Sebagai bentuk keseriusan dalam menegakkan hukum, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantul akan memusnahkan barang bukti (BB) hasil kejahatan yang perkaranya dinyatakan inkrah oleh pengadilan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas II Bantul, Selasa (14/3/2017).

Pemusnahan barang bukti tersebut sebagai bentuk tugas kejaksaan melaksanakan isi putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah). “Kami lakukan pemusnahan barang bukti tersebut setelah perkaranya dinyatakan inkrah oleh pengadilan,” ungkap Kasi Pidum Kejari Bantul, Sabar Sutrisno SH kepada KRJogja.com, Senin (13/3/2017).

Disebutkan, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 8 jenis barang buti baik itu narkoba, psikotropika maupun barang hasil kejahatan lainnya. Barang bukti tersebut antara lain ganja sebanyak 49,21 gram dari 5 perkara, sabu-sabu 2,979 gram dari 16 perkara, psikotropika 7.855 butir dari 27 perkara.

Selain itu ada 4 mesin sedot pasir dari 2 perkara, 1 set mesin pencetak pupuk tablet dari 1 perkara juga ikut dimusnahkan. Untuk barang bukti perkara pemalsuan merek sebanyak 20 karton dan 15 box kapsul merek Bagus serta 2.089 dus yang terdiri dari 25.079 botol madu Klaceng dari 4 perkara dan obat-obatan tanpa izin edar ikut dimusnahkan.

Barang bukti yang tersebut akan dimusbahkan dengan cara dibakar. Dalam pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan di tempat terbuka sebagai bentuk keseriusan pemerintah dan aparat penegak hukum dalam penindakan setiap kejahatan khususnya narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya. (Usa)

Tulis Komentar Anda