Warga Ngawen Kembangkan Budidaya Jambu Kristal

Kebun jambu kristal di Ngawen. (Foto : Endar Widodo)

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Kreativitas warga Desa Kampung, Kecamatan Ngawen tidak hanya agribisnis holtikultura, tetapi juga merambah perkebunan jambu kristal. Salah satunya Adi Sumanto, warga Dusun Kepil, yang mempunyai kebun jambu kristal seluas sekitar 2 hektare.

Bibit yang ditanam tiga tahun yang lalu, saat ini sudah membuahkan hasil. Jambu berbuah besar-besar tanpa biji ini sekarang sudah menghasilkan. Kebun ini dikembangkan kerja sama dengan pihak ketiga.

”Pengelolaan ada pada saya. Setahun berproduksi sekitar 70 ton,” kata Adi Sumanto yang ditemui di kompleks kebun buahnya, Minggu (12/03/2017). Sebagaimana usaha bersama, pendapatan Adi Sumanto berdasarkan bagi hasil. Penghasilan kotor bisa mencapai Rp 100 juta.

Setelah dikurangi ongkos tenaga kerja, setahun memperoleh hasil bersih sekitar Rp 25 juta. Kebun jambu kristal ini menginspirasi warga masyarakat. Sebab lahan perkebunan yang terletak di tepi sungai kecil, jika ditanami tanaman pangan hasilnya tidak sebesar sekarang.

Sementara banyak lahan di sekitarnya yang memungkinkan untuk dikembangkan tanaman serupa. Selain secara ekonomi cukup menguntungkan, kebun jambu ini juga dapat mendukung pengembangan objek wisata Gunung Gambar dan Hutan Wonosari.

Kebun jambu kristal yang luas ini dapat menjadi wisata buah. Harga jambu kristal Rp 12.500/kilogram. Jika akan memetik sendiri Rp 25.000/kg. (Ewi)

Tulis Komentar Anda