Tiga Telaga Desa Candirejo Dikembangkan jadi Destinasi Wisata

Camat Semanu Huntoro PW dan Kades Candirejo Suryati Mulatsih SH di Embung Nangsri Lor, Desa Candirejo. (Foto : Agus Waluyo)

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Desa Candirejo Kecamatan Semanu merintis Ekowisata Berbasis Pertanian Organik dan Budaya. Apalagi desa ini menjadi jalur wisata dari Jawa Tengah dan Jawa Timur menuju ke pantai selatan Gunungkidul, baik Pantai Pulang Sawal, Wediombo dan Siung.

”Pemerintah desa bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMP dan BPD) sepakat untuk memberdayakan potensi desa terutama embung atau telaga menjadi destinasi wisata dan budaya serta rest area,” ujar Kepala Desa Candirejo Suryati Mulatsih SH kepada KRJOGJA.com, Jumat (10/03/2017).

Ada tiga telaga yang masih aktif dan berpotensi dikembangkan menjadi destinasi wisata. Di antaranya Telaga Nangsri Lor, Telaga Bogosari dan Telaga Lemah Mendung. Khusus di Embung Nangsri Lor sudah dilengkapi berbagai fasilitas, seperti jogging track, keliling embung seluas 3 hektare, taman bermain, camping ground, tempat parkir, gazebo serta dilengkapi kebun aneka buah.

Setiap minggu dan hari libur embung ini sudah banyak dikunjungi warga untuk sekadar jogging, memancing dan menikmati keindahan alam yang sejuk, karena sekitar embung sudah dipenuhi tanaman penghijauan. Bahkan menurut Kades Candirejo, masyarakat sudah membentuk kelompok sadar wisata yang pada bulan Maret ini akan dilaunching oleh Dinas Pariwisata Gunungkidul.

Camat Semanu Huntoro PW SH didampingi sekcamnya Slamet Winarno SSos MM mengatakan, sejalan dengan visi misi Bupati Gunungkidul untuk menjadikan wisata terkemuka dan berbudaya, maka pihaknya mendorong desa-desa untuk menggali potensi wisata dan budaya, sehingga akan terbentuk desa wisata yang unik dan tidak dimiliki desa lainnya. ”Kami melihat Embung Nangsri dan Bogosari ini pantas dikembangkan termasuk untuk camping ground dan permainan anak,” ucapnya. (Awa)

Tulis Komentar Anda