Sinopsis Mohabbatein Episode 222: Adi Laporkan Raman ke Polisi!

Foto: Google

KRjogja.com – Sinopsis Mohabbatein ANTV Episode 222 Hari Ini Kamis 9 Maret 2017 berawal dari Raman yang marah ketika mendengar jika ishita ingin mengambil hak asuk pihu. Raman mengungkapkan kebenciannya kepada Ishita. Pihu mendengar hal ini dan menangis.

Dikutip dari lensaremaja.com Pihu pun mengatakan jika dirinya tak akan meninggalkan Raman dan Shagun. Ny Iyer menyambut Ruhi dan lembut ia mengoleskan minyak pada rambut panjang Ruhi. Namun tiba – tiba raman berteriak dan meminta supaya ishita pergi dari flat.

Ishita menenangkan Raman karena Raman memiliki sakit punggung. Ruhi muncul, Raman pun membela ruhi dan polisi pun datang menangkap Raman, Adi melaporkan Raman karena telah menyiksa Ishita.

Sinopsis Mohabbatein kali ini ruhi menengok pihu, neelu mengatakan tentang keadaan pihu yang tak sehat. Ruhi segera mengangkat pihu dan membawanya ke rumah sakit dan Ruhi pun mulai khawatir karena panas pihu semakin meninggi.

Sementara ishita yang sedang di kantor polisi ini pun merasa bingung. Sesampainya di rumah sakit Niddhi ini menangkap ruhi dan muali menegurnya. Ruhi mengatakan jika Neelu memberikan obat kadaluarsa kepadanya.

Sinopsis Mohabbatein Episode 222 Niddhi pun mengingatkan Ruhi tentang permusuhannya dengan Raman dan Ishita. Ruhi pun marah dan mendorong niddhi. Dan Ruhi mengingatkan Niddhi jika dirinya tak akan membiarkan pihu kenapa – kenapa.

Ruhi mengingat jika ishita telah menyelamatkan hidupnya, ia mengatakan kepada Niddhi jika dirinya akan menyelamatkan pihu. Dan Ruhi pun mengancam Niddhi untuk membayar perawaan pihu, jika tidak Ruhi mengatakan akan melaporkan niddhi tentang penyiksaan yang di lakukan selama 7 tahun.

Sinopsis Mohabbatein Episode 222 Ketika Pihu sadar ia memanggil ruhi dengan sebutan kakak, hal tersebut pun membuat ruhi semakin emosional dan menangis. Ruhi kemudian hendak memberitahu Raman, ishita mengangkat telepon dan terkejut mendengar ruhi mengatakan tentang keadaan pihu.

Kemudian Ishita memberikan ponsel ke raman dan Raman terkejut dan langsung pergi. Sesampainya di rumah sakit ishita ini berterima kasih kepada Ruhi. Raman dan yang lain masuk menengok pihu. Shagun pun datang dan memberi tanda supaya ishita pergi.

Ishita menangis melihat pihu dalam ruangan namun raman marah karena melihat ishita, dokter  pun menyuruh jika yang boleh masuk hanya ayah dan ibunya saja, raman tak mengakui ishita dan membuat ishita menangis. (*)

Tulis Komentar Anda