Padi Aromatik Inpago Unsoed 1 Dapat Hak Paten

Totok Agung (baju kotak-kotak) di depan sawah padi Aromatik Inpago Unsoed 1 yang telah memiliki hak paten (Edi Romadhon)

BANYUMAS (KRjogja.com) - Padi Gogo Aromatik Inpago Unsoed 1, varietas padi temuan Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto telah mendapat 'hak paten' dari negara melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual sejak pertengahan Februari 2017. 

"Hak Paten untuk tanaman disebut hak PVT (hak Perlindungan Tanaman). Tujuan pemberian Hak Paten adalah melindungi penemu (inventor) dari plagiasi, pencurian, dan pelanggaran lain yang merugikan penemu secara ekonomi" kata Ketua Tim Penemu Padi Gogo Arimatik Inpago 1 Unsoed Purwokerto, Prof Ir Totok Agung DH,MP,PhD, Selasa (28/02/2017). 
 
Meski yang menerima hak paten adalah Unsoed Purwokerto, kata Totok Agung, pihaknya tetap mengijinkan para petani untuk memproduksi benihnya tanpa petani  harus membayar royalty yang menjadi kewajibannya.  Bahkan Unsoed mengajari para petani untuk menangkarkan benih padi Gogo Aromatik Inpago 1 tersebut  sampai menghasilkan benih bersertifikat. 

"Ini adalah bentuk komitmen Unsoed dalam membantu memajukan pengetahuan dan keterampilan kepada petani se Indonesia.  Artinya, Padi Gogo Aromatik Inpago Unsoed 1 akan memberikan harapan baru petani, karena petani tidak harus membayar royalty pada setiap mengembangkan dan menanam padi varietas unggul temuan kami" papar Totok Agung yang juga Ketua Tim Unit Pengelola Benih Sumber Padi Gogo Aromatik Fakultas Pertanian Unsoed tersebut. (Ero)

Tulis Komentar Anda