Lestarikan Situs Warungboto dalam Festival Adiluhung

Narasumber Festival Adiluhung Bangun Tulak. (Foto: Febriyanto)

SEBAGAI upaya melestarikan situs Tuk Umbul Warungboto, Dinas Kebudayaan DIY bersama Komunitas Tuk Umbul Warungboto (Tumbu Warto) akan kembali mengadakan Festival Adiluhung Bangun Tulak di Plaza Situs Warungboto Jalan Veteran Umbulharjo Yogyakarta, Sabtu (25/2/2017) mulai pukul 15.30 WIB.

"Kegiatan yang sudah kami gelar sejak 2014 ini memang berupaya melestarikan situs Warungboto. Sekaligus menjaga situs tersebut agar tetap terawat, berikut ragam seni budaya yang tumbuh di sekitarnya," tutur Kasi Sejarah Dinas Kebudayaan DIY Bambang Marsamtoro kepada wartawan di Pendopo Disbud DIY, Jumat (24/2/2017).

Menurut Bambang, Festival Adiluhung Bangun Tulak diambil sebagai identitas mengingat klebet atau bendera kebesaran Kota Yogyakarta bernama Bagun Tulak yang berasal dari nama burung Bangau dengan warna dasar hitam dan putih.

Terpisah Koordinator Komunitas Tumbu Warto Ferian Fembriansyah menjelaskan, rangkaian kegiatan akan dimulai sejak pukul 15.30 WIB dengan pergelaran seni budaya, seperti tari-tarian, gerak dan lagu, hadroh serta qasidah. Sementara untuk sesi kedua pukul 19.30 WIB akan disemarakkan dengan berbagai kegiatan seni lainnya, termasuk dialog kebudayaan menghadirkan perakilan Disbud DIY, Kraton Yogyakarta, Pura Pakualaman, BPCB Yogyakarta, Tokoh Masyarakat Warungboto dan Tokoh Muhammadiyah Umbulharjo.

Sedang Koordinator Pokja Penguatan Lembaga Pengelola dan Pelestari Warisan Budaya Disbud DIY Guntur Prabawanto menjelaskan, tema revitalisasi situs pernah diangkat pada penyelenggaraan sebelumnya. Sehingga untuk kali ini akan lebih mengungkap pelestarian Situs Warungboto secara berkelanjutan berbasis masyarakat.

"Keberadaan Situs Warungboto sudah menjadi destinasi wisata alternatif yang digemari anak muda. Sehingga masyarakat setempat sudah mulai merasakan keberadaan situs tersebut secara ekonomi. Selain itu, keberadaan situs juga bisa menjadi penanda golong gilig masyarakat dengan Kraton Yogyakarta," sebutnya. (R-7)

 

Tulis Komentar Anda