AS STUDENT SERVICES

Informasikan Langkah Kuliah di Luar Negeri

Pengunjung berkonsultasi dengan agen AS Student Services terkait pilihan studinya di Macquarie University, Sidney. (Foto: Ardhike I)

YOGYA (KRjogja.com) - Melanjutkan pendidikan ke luar negeri menjadi salah satu pilihan mahasiswa yang telah menyelesaikan studi di Tanah Air. Untuk itu, AS Student Services sebagai konsultan pendidikan luar negeri berkomitmen terus menginformasikan langkah apa yang harus ditempuh mahasiswa agar bisa mengenyam studi di negara asing.

“Bagi mahasiswa ataupun lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang mau menempuh studi di luar negeri bisa berbincang dulu dengan kami, baru kami bantu arahkan ke langkah selanjutnya,” jelas Christopher Gunawan, Branch Manager dan Academic Services AS Student Services ketika dijumpai KRjogja.com di sela-sela pameran pendidikan, Sabtu (18/2/2017) di Swiss-Belhotel, Jalan Jenderal Sudirman No 69, Yogyakarta. Dari perbincangan tersebut, konsultan bisa mengetahui universitas dan jurusan apa yang dituju oleh klien. Dengan begitu, AS Student Services meminta klien mempersiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan, selain paspor, sertifikat bahasa inggris seperti IELTS atau TOEFL dan data akademis.

“Kuliah di luar negeri memang memiliki atmosfir yang berbeda dari Indonesia. Di Australia misalnya, mahasiswa bisa bekerja untuk menutupi biaya kuliah dan itu mengasah mental,” jelasnya lagi. Dalam pameran pendidikan tersebut, pengunjung bisa berkonsultasi kepada salah satu konsultan terkait pilihan studinya mendatang di salah satu universitas yang ada di pameran.

Lembaga yang didirikan tahun 1994 itu menghadirkan sejumlah universitas top yang ada di Amerika, Australia, Singapura dan Inggris, seperti The University of Sidney , Universitas of Sussex, University of Massachusetts dan masih banyak lagi. Menurut Chris, sistem pendidikan di benua Eropa dan Australia termasuk yang terbaik. Terkait jurusan apa yang paling banyak dipilih, Chris mengatakan mahasiswa Yogyakarta cenderung beragam.

“Banyak yang memilih teknik, bisnis, manajemen, hampir semua ada, namun sebagian besar merupakan mahasiswa yang telah lulus dari S1 melanjutkan S2,” imbuhnya. Pengunjung pameran pendidikan juga dapat mengikuti seminar terkait hidup dan studi di Inggris serta memilih karir di bidang hospitality dan kuliner. (*-1)

Tulis Komentar Anda