Pro Kontra Pendirian Pasar Malam di Muntilan

Klarifikasi pendirian pasar malam di eks Pasar Muntilan (Bagyo Harsono)

MAGELANG (KRjogja.com) – Pro kontra pendirian Pasar Malam di eks Pasar Muntilan, Kabupaten Magelang, direspon oleh Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Saryan Adi Yanto SE. Dipimpin Plt Sekda, Ir Agung Trijaya, sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, diundang untuk mengklarifikasi rencana pendirian pasar malam tersebut.

“Kami ingin, mengklarifikasi karena ada dugaan pengelola pasar malam di eks pasar muntilan, sudah diberikan angin segar oleh oknum pegawai di Pemkab Magelang. Akibatnya, mereka berani mendirikan pasar malam di eks pasar muntilan itu, meski belum mengkantongi ijin resmi,” kata Ketua DPRD Magelang, Sariyan Adi Yanto SE, digedung DPRD setempat Jumat (17/02/2017).

Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD itu, dihadiri oleh Plt Sekda, Kepala Dinas Pasar Koperasi dan UMKM, Kepala DPU PR, Satpol PP, Admin Bangsa dan lain sebagainya. Plt Sekda menegaskan, tidak ada pegawai Pemkab yang berkomunikasi atau menjanjikan ijin kepada pengelola pasar malam. "Saya jamin tidak ada yang berkomunikasi. Yang kami tau, proposal awalnya masuk ke Kepala BPPKAD. Namun, yang berhak mengeluarkan surat adalah Dinas Pasar Koperasi dan UMKM. Dan sejak awal, permohonan ijinnya sudah kami tolak," tegasnya.

Terkait hal itu, pihaknya akan segera mengosongkan lahan eks Pasar Muntilan dari kegiatan Pasar Malam. Pengosongan akan dilakukan Sabtu (18/2) besok (hari ini). "Negara tidak boleh kalah dan diintervensi oleh pihak manapun. Kita tetap tidak memberikan ijin dan akan dilakukan pengosongan," tandasnya. (Bag)

Tulis Komentar Anda