Timses Imam-Fadli Berupaya Buka Surat Suara Tak Sah

Tim pemenangan Imam-Fadli saat memberikan keterangan pada wartawan (Harminanto)

YOGYA (KRjogja.com) - Tim sukses pasangan nomor urut satu Imam Priyono-Achmad Fadli menilai ada pelanggaran yang dilakukan pihak PPK saat proses rekapitulasi di tingkat Kecamatan.  Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Pemenangan Imam-Fadli, Danang Widiatmoko saat menggelar temu pers di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Jumat (17/2/2017). 

Danang mengungkapkan indikasi pelanggaran terjadi saat Panitia Pemilihan Kecamatan tak mengindahkan keberatan saksi pasangan calon nomor satu untuk membuka kembali surat suara yang dinyatakan tidak sah. Hal tersebut dianggap sebagai sebuah pelanggaran dan menghalangi hak konstitusional pemilih Kota Yogyakarta 

"Kami ingin tahu letak ketidaksahannya di mana, karena itu sangat penting apakah memang kesalahan pemilih atau human eror dari petugas KPPS. Kami menilai ada yang jnggal mengapa ada 14 ribu lebih suara yang dinyatakan tidak sah," ungkapnya. 

Tim pemenangan Imam-Fadli menilai perlu ada keterbukaan dari pihak penyelenggara dalam hal ini KPU untuk melihat letak tidak sahnya surat suara yang berjumlah lebih dari 14 ribu tersebut. "Kami tetap akan berupaya membuka surat suara yang dinyatakan tidak sah, bukan untuk kepentingan paslon satu saja tapi melindungi hak konstitusional pemilih yang dianggap tidak sah," imbuhnya. 

Satu lagi hal yang dipermasalahkan yakni undangan saksi yang ternyata tak disampaikan sebelum perhitungan dimulai. "Saksi kami baru mendapat undangan di lokasi penghitungan, tidak sebelumnya, ini kan agak aneh menurut kami," lanjutnya. (Fxh)

Tulis Komentar Anda