Warga Israel Desak Netanyahu Mundur

Ilustrasi. (Foto : Dok)

ISRAEL (KRjogja.com) - Ratusan warga Israel pendukung partai kiri menggelar pawai dan demonstrasi di Lapangan Rabin, Tel Aviv. Mereka mendesak Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu segera mundur karena diduga terlibat gratifikasi.

Tim penyidik saat ini sedang menginvestigasi dua dugaan kasus korupsi yang melibatkan Netanyahu. Kedua kasus tersebut terkait hadiah yang diberikan pengusaha asing kepada Netanyahu. PM Israel itu selama ini membantah bahwa dia telah melakukan korupsi.

Laporan surat kabar Jerusalem Post awal Januari 2017 lalu menyebutkan bahwa tim penyidik telah menginterograsi Netanyahu selama tiga jam di rumahnya di Jerusalem. Pemimpin Partai Likud itu juga disebut-sebut menerima hadiah secara tidak patut yang bernilai ribuan dollar baik dari pengusaha Israel maupun internasional. Atas tudingan itu, Netanyahu berkukuh bahwa dia tidak bersalah.

Netanyahu mengungkapkan, apa yang diinginkan kubu oposisi dan lawan-lawan politik lainnya agar dia mundur tak akan pernah terjadi karena dia tak bersalah. "Mereka selama tahunan menganiaya saya dan keluarga," ujar Netanyahu.

Dalam Undang-Undang Israel, pemimpin negara dilarang menerima hadiah dari manapun. Israel merupakan negara yang penguatan hukumnya kuat. Tak ada pihak manapun yang kebal dengan hukum. Bahkan, kasus lama pun tetap akan diulik dan pelakunya dihukum jika terbukti bersalah. Oleh karena itu, jika kasus korupsi yang ditudingkan kepolisian terhadap Netanyahu terbukti, hal itu bukan pertama kalinya pemimpin Israel terjerat kasus rasuah. (*)

Tulis Komentar Anda