Menhub Resmikan Diklat Calon Pelaut Pemuda Kurang Mampu

Menhub (tengah) dan Direktur PIP Semarang (kanan) usai pembukaan diklat (KR Sugeng I)

SEMARANG (KRjogja)- Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi meresmikan pembukaan pelatihan pemberdayaan masyarakat bidang vokasi kelautan bagi pemuda kalangan tidak mampu di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Kamis (12/01/2017). 

Pelatihan yang juga dilakukan di berbagai kota di Indonesia ini melibatkan sejumlah perguruan tinggi (PT) ilmu pelayaran milik Kemenhub yang bekerjasama dengan sekolah vokasi atau perguruan tinggi terdekat dengan wilayah PT Pelayaran milik Kemenhub berada. Sedikitnya 100.000 pemuda yang sehat jasmani rohani, minimal lulus SMP dan usia maksimal 30 tahun namun dari golongan kurang mampu menjadi peserta program dengan total dana sekitar Rp 200 M ini selama tahun 2017 ini.

"Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar saat ini hanya memiliki sekitar 400.000 pelaut yang bekerja di berbagai kapal di dalam dan luar negeri. Sedangkan Filipina dengan penduduk sepersepuluhnya Indonesia, mereka memiliki 4 juta lebih pelaut," kata Menhub.

Karena itu, Menhub berharap terjadi peningkatan signifikan jumlah pelaut kita lewat program pemberdayaan masyatakat pelatihan vokasi kelautan untuk para calon pelaut tetapi tidak mengabaikan kualitas tenaga kerja kapal atau transportasi laut ini.

Menhub juga menyaksikan penandatanganan MOA (Memorandum of Agreement) antara PIP Semarang (Direktur PIP Semarang Capt Wisnu Handoko MSc MIP) dengan Sekolah Vokasi UGM (Dekan Sekolah Vokasi UGM Wikan Sakarinto ST MSc PhD) dan Undip (Dekan Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan Prof Dr Ir Agus Sabdono MSc).  Selanjutnya, meresmikan Balai Mas Pardi (gedung serba guna berlantai 7) dengan dana sekitar Rp 57,3 M di dalam kampus PIP Semarang sebagai tempat pelatihan, diklat, pertemuan, serta tempat belajar mengajar kampus. (Sgi)

Tulis Komentar Anda