Kurang Efisien, Sistem Sewa Mobdin Dievaluasi

Ilustrasi. (Foto: Doc)

SOLO (KRjogja.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengevaluasi sistem sewa mobil dinas (mobdin) yang sempat diterapkan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sejak beberapa tahun lalu. Hasil evaluasi, akan dijadikan landasan pengambilan kebijakan untuk mengembangkan pengadaan mobdin dengan sistem sewa, atau sebaliknya justru dihentikan.

Menjawab wartawan, di Balaikota, Kamis (12/1/2017), Sekretaris daerah (Sekda) Budi Yulistyanto, mengungkapkan, dari hasil evaluasi sementara, sistem sewa mobil dinas tidak efisien dibanding dengan pengadaan dengan cara pembelian. Sebagai gambaran disebutkan, biaya sewa mobil dinas per unit, rata-rata Rp 50 juta per tahun. Padahal, untuk operasional sehari-hari, Pemkot Solo masih harus mengalokasikan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM), serta pengemudi.

Jika biaya sewa mobil diakumulasikan dalam kurun waktu selama tiga tahun, jelasnya, dapat digunakan untuk membeli satu unit mobdin baru, dan menjadi aset pemerintah. Mengacu pada spesifikasi pabrik, selama lima tahun mobil baru dioperasikan, biaya perawatan bisa diproyeksikan nol rupiah, sehingga pengadaan mobdin dengan model pembelian relatif lebih efisien ketmbang sewa.

Ketika sistem sewa mobdin diujicobakan di sejumlah OPD beberapa tahun lalu, memang dilandaskan pada besaran biaya perawatan yang cukup tinggi, terkait kondisi kendaraan pelat merah saat itu pada umumnya tergolong tua. Saat ini, hampir seluruh kendaraan dinas relatif baru, sehingga biaya perawatan dapat ditekan seminimal mungkin, selain pula penggunaan BBM relatif masih hemat.

Meski begitu, pria yang akrab disapa Pak Beye ini mengaku belum mengetahui secara persis kebijakan yang bakal diambil terkait sistem sewa mobdin. Yang jelas, untuk memenuhi kebutuhan mobdin beberapa OPD baru yang saat ini masih berstatus pinjaman dari OPD lain, akan ditempuh dengan pola pembelian. "Ada pengadaan tiga unit mobdin baru pada tahun anggaran 2017," ujarnya sembari menyebut, sedangkan alternatif sistem sewa sementara ini dikesampingkan. (Hut)

 

Tulis Komentar Anda