Pasca OTT Bupati Klaten, Gubernur Minta PNS Bangkit

Gubernur Jateng menyalami para pejabat usai dilantik (Sri Warsiti)

KLATEN (KRjogja.com)-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo minta pada Plt Bupati Klaten Sri Mulyani untuk mengisi kekosongan sembilan pejabat eselon dua dengan cara lelang terbuka.

Hal itu dikemukakan Ganjar Pranowo saat menghadiri pengukuhan  sebanyak 720 pejabat organisasi perangkat Daerah (OPD) Pemkab Klaten yang baru Kamis (12/01/2017). Pemerintah Propinsi Jawa Tengah akan membantu pelaksanaan lelang jabatan eselon II di Klaten tersebut, dengan memberikan metode maupun perangkat lain yang diperlukan.

Gubernur meminta para pejabat dan pegawai negeri sipil Pemkab Klaten untuk tidak terus larut dalam kesedihan, namun harus segera bangkit. Pasca OTT KPK, diharapkan menjadi momentum para pejabat dan pegawai Pemkab Klaten untuk melakukan perubahan besar mulai dari paradigma berfikir, metode, dan sistem kerja yang transparan akuntabel.

“Whistle Blowing System sudah saatnya diterapkan. Mungkin mereka takut dengan pimpinan, maka kalau ada whistle blowing system, siapapun akan bisa melaporkan dengan baik, maka kontrol akan terjadi dan ini bisa mengeliminasi adanya peluang orang untuk korupsi atau kolusi. Dengan ini kita harapkan mereka bisa merubah pola pikir dan pola kerja yang lebih transparan dan akuntabel,” kata Gubernur.

Gubernur Jateng menegaskan, ukuran layanan masyarakat adalah mudah, murah, dan cepat. Selain itu harus transparan dan akuntabel.  Jika bisa beberapa hal terbseut bisa diterapkan, maka akan maju. Di sisi lain Guebrnur menekankan agar menolak gratifikasi  dijadikan tradisi, bukan malah minta. (Sit)

Tulis Komentar Anda