Pasar Tradisional Bruno Sudah Tak Layak

Kondisi Pasar Bruno yang dinilai tidak layak oleh bupati. (Foto : Jarot Sarwosambodo)

PURWOREJO (KRjogja.com) - Bangunan Pasar Bruno dan Tegalsari di Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo dinilai tidak layak. Pedagang dan pembeli beraktivitas di pasar dengan atap bocor, mudah digenangi air dan terkesan kumuh. 

"Saya cek ke lokasi, tempatnya tidak layak, lorongnya sempit dan antara pedagang dan pembeli bisa desak-desakan," ujar Agus Bastian SE MM, Bupati Purworejo, kepada KRjogja.com, usai sidak di Pasar Bruno, Kamis (12/01/2017).

Menurut Bupati kondisi tersebut dapat berpengaruh pada kepuasan konsumen. Pasar tradisional di era modern harus lebih bersih dan rapi, sehingga kata Agus, ada perasaan puas dan nyaman bagi setiap konsumen yang datang.  Namun, pemerintah kabupaten tidak bisa langsung merehabilitasi pasar di Kecamatan Bruno karena statusnya milik desa. 

"Tidak bisa langsung disentuh karena bukan kewenangan kami, namun pemerintah tetap bisa dan berkeinginan membantu," tuturnya.

Menurutnya, cara yang dapat ditempuh antara lain dengan mencari anggaran rehabilitasi pasar tradisional dari pemerintah pusat. "Kami akan upayakan ke atas, harapan kabupaten bisa diperbaiki tahun 2018," ucapnya. (Jas)

Tulis Komentar Anda