Pedagang Masaran Protes Pembagian Los

ilustrasi (Istimewa)

SRAGEN (KRjogja.com) - Sedikitnya 30 pedagang Pasar Masaran Sragen 'wadul' ke DPRD setempat, Kamis (12/01/2017). Mereka memprotes pembagian jatah los pasar oleh Dinas Perdagangan yang dinilai tidak sesuai kesepakatan awal.

Kedatangan puluhan pedagang Pasar Masaran diterima sejumlah anggota DPRD dan langsung dilakukan mediasi dengan Pemkab yang diwakili Sekda Sragen, Tatag Prabawanto serta sejumlah pejabat di Dinas Perdagangan.

Pedagang Pasar Masaran, Suwarni mengatakan bahwa pembagian jatah los tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Dia meminta pengelola pasar agar mengembalikan los seperti kesepakatan awal dan sesuai dengan tempatnya berjualan seperti semula sebelum adanya renovasi. "Kami minta los seperti semula sebelum pasar dibangun. Kalau di pinggir ya di pinggir, jangan dipindah-pindah. Kenapa pembagian los tidak sesuai kesepakatan awal," ujarnya geram saat audiensi.

Selain persoalan los, pedagang lainnya, Suroso juga mengeluhkan adanya ancaman atau intimidasi dari petugas pasar terkait pembagian jatah los. Bentuk intimidasi berbagai macam, hingga ancaman pencabutan surat izin usaha. "Kami juga diancam, kalau tidak mau 'nurut', tidak akan mendapat jatah los," jelasnya. 

Wakil Ketua DPRD Sragen, Bambang Widjo Purwanto merekomendasikan kepada Dinas Perdagangan agar mengembalikan los pedagang seperti kondisi semula. Bahkan mempertanyakan dasar hukum kewenangan Dinas Perdagangan dalam pembagian jatah los. (Sam)

Tulis Komentar Anda