Potensi Perhutani Belum Dimaksimalkan

Potensi alam dan hamparan Perhutani banyak yang belum diberdayakan. (Foto : Gunarwan)

PURWOREJO (KRjogja.com) - Perusahaan Umum (Perum) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang cukup besar. Namun dari berbagai potensi yang ada, baru sebagian kecil yang sudah digarap, sedang lainnya masih utuh dan belum dimanfaatkan.

“Termasuk kandungan tambang di wilayah KPH kami, juga belum digali,” kata Administratur Kepala KPH Kedu Selatan, Ir Toni Suratno MM kepada KRjogja.com, Rabu (11/01/2017).

Dijelaskan, KPH Kedu Selatan yang mengelola hamparan hutan negara di wilayah eks Karesidenan Kedu bagian selatan dan Banyumas timur membuka peluang luas kepada pihak lain, terutama pemerintah kabupaten (Pemkab) atau desa sekitar hutan untuk bekerjasama mengelola potensi hutan. “Mayoritas yang sudah dimanfaatkan baru potensi alam untuk pariwisata, terutama di wilayah Kebumen yang telah memberikan kontribusi besar terhadap pemasukan daerah,” tambahnya.

Sedang potensi lainnya, termasuk tambang yang terdapat di wilayah pemangkuan hutan, belum digarap. “Padahal jika potensi tambang ini digarap, saya yakin dapat memberikan kontribusi besar bagi daerah, termasuk pihak pengelola,” jelas Toni Suratno.

Namun lanjut Toni Suratno, untuk melakukan kerjasama dalam pengelolaan wilayah Perhutani, dibutuhkan kerjasama  sesuai prosedur yang telah ditetapkan. “Sepanjang prosedurnya dilakukan dengan baik dan tidak menyalahi aturan, kerjasama dapat saling menguntungkan,” tegas Toni Suratno. (Nar)

Tulis Komentar Anda