Terhalang Palang KA, Pos Pemadam Kebakaran Bakal Ditata Ulang

Ilustrasi. (Foto: Doc)

SOLO (KRjogja.com) - Terhalang rel Kereta Api hingga memperlambat proses evakuasi ketika terjadi kebakaran, lokasi pos Mobil Pemadam Kebakaran (MPK) Kota Solo akan ditata ulang, dengan pemindahan serta penambahan titik baru.

"Rambu lalu lintas lampu merah ataupun verboden masih bisa diterabas MPK ketika melakukan evakuasi kebakaran, tetapi ketika etrhalang palang kereta api, sudah tak bisa bergerakl lagi," ungkap Kepala Dinas Pemadam kebakaran, Gatot Sutanto, menjawab wartawan, di balaikota, Rabu (11/1/2017).

Pos MPK Kota Barat misalnya, Gatot memberi contoh, berada di sisi Selatan rel KA Manahan, sehingga ketika hendak melakukan operasi pemadaman di wilayah Utara, seperti Sumber, Nusukan, Kadipiro, Banjarsari, dan sebagainya, acapkali terhalang palang pintu kereta api. Akibatkan, kedatangan aramada MPK ke lokasi kejadian agak terlambat, di sisi lainm kobaran api kian membesar.

Karenanya, pos MPK Kota Barat, rencananya akan dipindahkan ke sekitar Terminal Bus Tirtonadi untuk memudahkan evakuasi kebakaran yang terjadi di wilayah Solo belahan Utara dan Barat Laut. Sedangkan untuk menjangkau wilayah Barat dan Barat Daya, rencananya akan ditempatkan pos MPK baru di kawasan Purwosari dan Kerten. "Masih mencari lokasi yang tepat, termasuk bekerjasama dengan pihak swasta yang memiliki lahan parkir cukup luas," jelas Gatot.

Saat ini, pos MPK terbagi dalam tiga titik, masing-masing kawasan Pedaringan untuk evakuasi kasus kebakaran di wilayah Timur, pos Alun-alun Kidul (Alkid) untuk wilayah Selatan, serta Kota Barat yang nantinya dipindahkan ke sekitar Terminal Bus Tirtonadi. Jumlah armada MPK sejumlah 13 unit, dibagi dalam tiga pos itu, sehingga masing-masing tersiagakan antara empat hingga amada.

Jika nanti pos MPK baru sudah terrealisasikan, kemungkinan setiap pos ditempatkan minimal dua armada, dengan pertimbangan mampu mengatasi kasus kebakaran pada tahap awal, sebelum dikirimkan tambahan armada dari pos lain. Armada MPK pada pos terdekat dengan lokasi kebakaran bergerak lebih dulu, jelasnya, jika diperlukan diperkuat dengan armada dari pos lain. (Hut)

 

Tulis Komentar Anda