Jogja Noise Bombing Fest Kembali Rayakan Kebisingan Suara

Indra Menus. (ISTIMEWA)

YOGYAKARTA merupakan sebuah kota yang kaya akan kreativitas warganya. Aktivitas kesenian berkembang pesat di segala lini. Pergerakan musik di Yogyakarta sedemikan aktif sampai saat ini. Berbagai acara musik telah dan sering diselenggarakan di kota ini termasuk diantaranya adalah event musik Noise.

Noise yang bisa diidentikkan sebagai berisik atau bising, mungkin merupakan sebuah hal yang tidak diinginkan dalam sebuah komposisi lagu. Sebisa mungkin sebuah komposisi lagu menghilangkan unsur noise didalamnya. Akan tetapi lain hal nya apabila bebunyian berisik tersebut kemudian diolah dan dikomposisikan sebagai menu utama sebuah karya musik yang disebut Noise. 

"Jogja Noise Bombing" sendiri sebagai sebuah kolektif yang terbuka untuk penggemar musik Noise telah menggelar beberapa acara semisal workshop membuat alat, pameran, bermain di area publik, diskusi, screening film tentang Noise, mengorganisir tour pemain Noise baik dalam maupun luar Indonesia serta menginisiasi sebuah festival tahunan bertajuk, "Jogja Noise Bombing Fest". "Kegiatan kolektif ini telah menarik perhatian media massa bahkan sampai ke belahan dunia lain, semisal The Wire sebuah majalah seni musik kontemporer terkemuka dari Inggris pernah memuat artikel mengenai kolektif ini di edisi Desember 2015. Begitu juga dengan Noisey dan VICE internasional," terang Indra Menus selaku penyelenggara dalam siara pers yang dikirim ke redaksi KRjogja.com.

Adapun "Jogja Noise Bombing Fest" yang telah digelar beberapa kali ini tak hanya menampilkan artis Noise dalam negri tapi juga dari penjuru dunia. Festival bertaraf internasional ini tercatat pernah diikuti oleh artis Noise dari Amerika, Jepang, Singapura, New Zealand, Hongkong, Australia, Inggris, Malaysia, Perancis dan lain lain. 

Acara ini akan digelar Minggu (15/1/2017) mulai pukul 15.00 - 23.00 WIB di Saung Garlic, Jalan Rogoyudan Yogya. Bakal ada beberapa proyek musik dan DJ experimental dari Indonesia dan beberapa negara lain, yakni Raung Jagat yang merupakan paduan suara experimental arahan Rully Sabhara "Senyawa", Yogyakarta Synth Ensemble yaitu ensemble DIY synthesizer yang dibentuk oleh Lintang Radittya "Kenali Rangkai Pakai" dan dikomando oleh Tony Maryana "Total Perkusi". 

Ada Tzii dari segmen experimental noise Belgia, DJ Nure Onna juga experimental turntablist Swiss, Bossbattle merupakan harsh noise act dari Delaware USA, HKPT komposisi spoken words noise duo dari Kuala Lumpur Malaysia, Grindtabachan yakni noise act pertama dari pulau Bali, Radioage electronic noise dari Bandung, Patrick Hartono. Juga ada Baby Aspirin DVD (USA), Schizophrenic Wonderland (Singapura), S*I*N (Singapura), Suffer In Vietnam, RupaGangga, Anxiety, SoonCrazy (Bali), tak ketinggalan kolaborasi Ikbal S Lubys x Sulfur x Andi Meinl x Andreas Siagian. (*)

 

Tulis Komentar Anda