Berbekal Cek Palsu, Roy Gondol Puluhan Ponsel

Pelaku penipuan beserta barang bukti hasil kejahatan. (Foto: Satriyo Wicaksono)

SLEMAN (KRjogja.com) – Go Tio Hiong alias Roy (52) warga Surabaya Jawa Timur harus berurusan dengan pihak kepolisian atas kasus penipuan. Bermodalkan cek palsu yang ia buat, Roy melakukan penipuan terhadap toko ponsel di beberapa wilayah Yogyakarta.

Kasus ini terungkap ketika pemilik toko ponsel Asa Junior di Parangdewe, Balecatur, Gamping Sleman melaporkan kejadian yang menimpanya ke pihak Polsek Gamping, Senin (09/01/2017). Setelah menerima laporan, pihak kepolisian langsung terjun ke lapangan dan melakukan penyidikan.

Sehari setelah penyidikan, Selasa (10/01/2017) pihak kepolisian Polsek Gamping berhasil mendeteksi keberadaan pelaku. Berdasarkan dari keterangan, pelaku menginap di salah satu hotel di daerah Pingit, Jetis Kota Yogyakarta. Pihak kepolisian pun berhasil menangkap pelaku di hotel tersebut beserta barang bukti yang belum sempat dijual.

“Kita kesana ternyata pelakunya ada, selanjutnya dikembangkan dan barang bukti juga bisa  kita amankan,” ungkap Kapolsek Gamping, Kompol Herwinadi melalui Kanit Reskrim Polsek Gamping, AKP Ngadi.

Menurut Ngadi, modus pelaku ialah dengan datang ke toko ponsel dan berpura-pura mengenal pimpinan toko. Ia juga mengaku telah melakukan koordinasi dengan pimpinan toko, sehingga diminta mengambil handphone pesanannya. Setelah mendapat barang yang diinginkan, pelaku memberikan cek kosong dan langsung meninggalkan toko. Namun, setelah pemilik toko itu akan mencairkan cek, ternyata cek yang diterimanya merupakan cek palsu. Hingga akhirnya kejadian itu dilaporkan ke Polsek Gamping. Dalam kasus itu, korban pun mengalami kerugian hingga Rp 10 juta.

“Pelaku mengaku telah melakukan penipuan di wilayah Kota Yogyakarta, Kecamatan Godean, Kecamatan Melati, dan daerah Depok Barat. Kemudian sebagian besar barangnya dijual di Surabaya,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (11/01/2017).

Menurut keterangan pelaku, ia membuat cek palsu tersebut di salah satu percetakan di Pulau Bali. Cek yang dicetaknya pun beraneka ragam, mulai dari Rp 1juta hingga Rp 16 juta.

“Pengakuan pelaku, ia sudah lama menjalankan aksi penipuan seperti ini. Pelaku juga pernah mendekam di Lapas Salemba dengan kasus yang sama, sehingga ini dapat dikatakan spesialisnya,” imbuhnya.

Kini pihak kepolisian Polsek Gamping masih berusaha mengejar rekan pelaku yang terlibat penipuan. “Keberadaannya sudah terdeteksi, tapi sekarang masih dalam proses pengejaran,” pungkasnya. (Mg-10)

 

Tulis Komentar Anda