Terkait Dana Desa, Kades Diawasi Ketat

Istimewa

SRAGEN (KRjogja.com) - Sejumlah kepala desa (Kades) di Kabupaten Sragen mendapat pengawasan ketat dari Inspektorat setempat. Pengawasan dilakukan untuk meminimalisir terjadinya penyimpangan dalam pemakaian anggaran pembangunan.

Inspektur Inspektorat Sragen, Wahyu Widayat Rabu (11/1) mengatakan, kades yang dipantau di antaranya Kades Hadiluwih Kecamatan Sumberlawang yang diduga melakukan penggelembungan anggaran sejumlah proyek desa. Kades tersebut terancam mendapat skorsing selama 3 bulan. "Selain itu sejumlah kades nakal juga terancam diberhentikan karena bermasalah baik pengelolaan anggaran atau masalah lain," ujarnya.

Menurut Wahyu, pihaknya saat ini sudah menangani dugaan penyelewengan di Desa Hadiluwih serta Desa Sumomorodukuh Kecamatan Plupuh. Bahkan surat skorsing atau pemberhentian sementara untuk dua kades tersebut sudah diajukan ke bupati. "Kades Hadilwih sudah dua kali mendapat peringatan. Pertama, kasus perselingkuhan lalu kasus penyimpangan dalam pengelolaan dana desa maupun anggarana dana desa," jelasnya.

Setelah skorsing diberikan, nantinya posisi jabatan kades kosong dan akan diisi pejabat sementara (Pjs). Inspektorat juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam penanganan kasus tersebut. Lantaran tindakan kades tersebut diduga mengarah pada kasus korupsi. Aduan dugaan penyimpangan desa lain seperti Kades Sumorodukuh, Plupuh, juga masih didalami. (Sam)

Tulis Komentar Anda