World Bank Pangkas Proyeksi Ekonomi Global

JAKARTA (KRjogja.com) - World Bank memangkas proyeksi pertumbuhan global tahun ini mengantisipasi kebijakan perdagangan yang akan dikeluarkan oleh Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pasalnya, dalam janji kampanyenya, Trump mengatakan akan melakukan proteksi untuk mendorong perekonomian Amerika. 

World Bank melihat, ketitidakpastian di Amerika dan Inggris, telah meningkatkan risiko untuk outlook global, seperti tekanan proteksionis, gangguan pasar keuangan dan utamanya adalah kekecewaan akan pertumbuhan ekonomi yang belum juga stabil.

Dalam laporannya, World Bank menyoroti langkah Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa, lantaran dianggap akan memberikan ketidakpastian besar pada prospek pertumbuhan ekonomi dunia. Oleh karena itu, World Bank memperkirakan ekonomi global hanya akan tumbuh 2,7% tahun ini, turun dari proyeksi pada Juni tahun lalu sebesar 2,8%. Namun, laporan tersebut kontras dengan pandangan banyak investor Amerika. 

Buktinya, pasar saham telah reli sejak kemenangan Donald Trump, sementara kepercayaan konsumen dan optimisme bisnis telah meningkat tajam. Meski begitu, World Bank memperingatkan bahwa kebijakan perdagangan yang akan dilakukan Trump akan buruk bagi perekonomian AS. Pasalnya, Trump mengatakan akan menarik diri dari NAFTA, kesepakatan perdagangan bebas antara Meksiko, Kanada dan Amerika Serikat. (*)

Tulis Komentar Anda