Dollar AS Menguat, Harga Minyak Tertekan

Istimewa

NEW YORK (KRjogja.com)  - Harga minyak dunia berakhir lebih rendah pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena penguatan dolar AS menekan harga minyak mentah yang dihargakan dalam greenback. Dolar menguat terhadap sebagian besar mata uang utama pada Selasa. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,08% menjadi 102,01 pada akhir perdagangan.

Harga minyak berada di bawah tekanan karena dolar yang lebih kuat membuat minyak yang dihargakan dalam dolar kurang menarik bagi pemegang mata uang lainnya. Sementara itu, meningkatnya keraguan atas pelaksanaan kesepakatan global untuk mengurangi produksi juga membebani pasar. 

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari turun USD1,14 menjadi menetap di USD50,82 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Maret, berkurang USD1,30 menjadi ditutup pada USD53,64 per barel di London ICE Futures Exchange. (*)

Tulis Komentar Anda