Arief Rahman: Mendidik Anak Harus dari Hati

Prof Dr H Arief Rachman MPd saat menyampaikan paparan. (Foto: Devid P)

SLEMAN (KRjogja.com) - Pendidikan yang sukses adalah yang mampu mengantarkan pelajar menjadi bertaqwa, berkepribadian matang, berilmu mutahir dan berprestasi, mempunyai rasa kebangsaan serta berwawasan global. Untuk mencapainya, proses pembelajaran diselenggarakan sedemikian rupa sehingga terasa hidup, memotivasi, inspiratif, menyenangkan, interaktif dan menantang. Pembelajaran juga harus memberi ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas dan kemandirian peserta didik sesuai bakat, minat, perkembangan fisik serta psikologisnya.

Demikian disampaikan Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO Prof Dr H Arief Rachman MPd dalam Parenting Class SD Islam Al Azhar 31 Yogyakarta di Kampus Al Azhar, Jalan Lingkar Utara Sinduadi Mlati Sleman, Selasa (10/1/2017). Parenting Class bertema 'Peran Orangtua dalam Membentuk 21 Century Skill pada Anak' diikuti tak kurang 200 orangtua murid. Turut hadir Ketua Asram Foundation Yogyakarta Drs HA Hafidh Asrom MM.

Menurut Arief, guru yang baik adalah yang mampu membina peserta didik dengan hati. Sehingga guru tidak hanya melakukan transfer ilmu, namun mendidik siswa menjadi pribadi dengan karakter mulia. "Dalam proses pembelajaran, pendidik memberikan keteladanan," kata Arief.

Dalam pola asuh yang sehat, perilaku guru dan orangtua adalah mengarahkan, memberi pedoman, bekerjasama dengan anak dan membimbingnya. Dengan begitu anak memiliki tempat bertanya, merasa diperlukan sehingga akan hormat kepada orangtua. "Guru dan orangtua harus mengenali potensi kecerdasan anak meliputi potensi perasaan, akal, sosial dan jasmani," kata Arief.

Kepala SD Islam Al Azhar 31 Yogya Iyut Ayudya mengatakan, parenting class rutin diselenggarakan 3 bulan sekali, dengan mengangkat tema berbeda (motivasi, spiritual, edukasi). Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan peran orangtua dalam mendidik anak, sebagai salah satu pilar pendidikan disamping sekolah dan masyarakat. "Ketika semua pihak ikut mendukung pendidikan, anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi berakhlak mulia, memiliki daya juang tinggi dan mandiri," katanya. (Dev)

 

Tulis Komentar Anda