Judi di Pasar Bandongan Resahkan Warga

Ilustrasi. (Foto: Doc)

MUNGKID (KRjogja.com) - Warga resah dengan aktivitas perjudian yang berlangsung di Pasar Desa Bandongan Kabupaten Magelang dalam dua tahun terakhir. Kepolisian Sektor (polsek) Bandongan yang diharapkan menangani penyakit masyarakat tersebut jauh dari harapan masyarakat.

Seorang warga Ahmad, Selasa (10/1/2017) malam mengatakan perjudian dilakukan siang maupun malam, bahkan hingga pagi hari. Tidak jarang membuat gaduh bila ada perselisihan diantara pejudi dan pejudi dengan anggota keluarganya.

"Kami resah dengan perjudian ini. Sudah hampir dua tahun ada tetapi polsek seakan diam saja," katanya.

Dia mengatakan sangat tidak mungkin Polsek Bandongan tidak mengetahui aktivitas penyakit masyarakat tersebut. Sebab perjudian itu tidak jauh dari mapolsek, sekitar seratus meter di depan mapolsek, hanya dengan menyeberang jalan.  

Warga lainnya Sobikin mengatakan pada awal perjudian dahulu, polsek setempat pernah mendatangi untuk menghentikannya. Sejumlah tokoh masyarakat dan agama juga mendatanginya. Setelah beberapa saat berhenti, lantas kembali beraktivitas.

Warga setempat tidak berani mengusiknya sebab ada sejumlah orang yang ditempatkan oleh pengelola di jalan masuk pasar desa. Warga asing yang mencurigakan akan diusir. Masyarakat kian resah dengan aktivitas perjudian itu.

"Yang datang untuk berjudi pakai mobil, kebanyakan dari luar kecamatan. Warga setempat ada pula tetapi hanya segelitir," katanya.  

Dia mempertanyakan komitmen kepolisian dalam penanganan penyakit masyarakat. Prestasi polri dalam penanganan terorisme dan radikalisme dapat diacungi jempol namun di wilayah Bandongan perjudian dibiarkan saja. "Warga berharap perjudian dapat segera diberantas dan hilang dari kecamatan Bandongan," katanya.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Djarot Padakova  menyambut baik atas informasi dari masyarakat terkait praktek judi di pasar Desa Bandongan, Magelang.  "Kalau informasi tentang perjudian itu ada, maka kami tidak tinggal diam akan menindak", jelas Kabid Humas ketika ditemui di ruang kerjanya.

Ia menegaskan bahwa berbagai bentuk perjudian merupakan tindak pidana. Oleh karena polisi tidak akan mentolerir dan akan menindak tegas. (Cry/Osy)

 

Tulis Komentar Anda