Lagi, Pelajar SMA di Sleman Dibacok Orang Tidak Dikenal

Polisi menunjukkan barang bukti kejahatan. (Foto: Satriyo Wicaksono)

SLEMAN (KRjogja.com) – Kasus pembacokan kembali menimpa pelajar SMA di Sleman. Rahmat Putu Ramlan yang merupakan siswa MAN Pakem itu harus mendapatkan 5 jahitan di bagian lengan kanan setelah dibacok oleh orang tidak dikenal, Senin (09/01/2017).

Tidak berselang lama setelah kejadian, kepolisian Polsek Ngaglik pun berhasil mengamankan 8 orang pelaku beserta barang bukti. Kedelapan pelaku yang masih dibawah umur itu ialah LAP, RNS, TSS, YHS, MRS, KDN, GNB, dan ATA.

“Dalam kasus ini, yang diperiksa ada 8 orang dari satu sekolah di daerah Sleman,” ujar Kapolsek Pakem, Kompol Sudaryanto kepada wartawan, Selasa (10/01/2017) petang.

Menurut Sudaryanto, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, ketika itu korban tengah pulang sekolah bersama teman-temannya mengenakan sepeda motor. Saat melintasi depan gapura Dusun Pakisaji, Candibinangun, Pakem Sleman, korban dipanggil oleh pelaku. Merasa dipanggil, korban pun menghentikan laju kendaraannya. Namun, tiba-tiba rombongan pelaku mengeluarkan senjata berupa stik besi, rantai, serta clurit dan langsung menyerang korban tanpa ampun.

Pelaku berhasil diamankan setelah terdapat polisi yang rumahnya tidak jauh dari TKP. Mendengar adanya informasi mengenai adanya pembacokan, polisi itu pun langsung bergegas menuju lokasi dan melaporkannya kepada Polsek Ngaglik.

Hasil keterangan sementara, motif pembacokan itu berasal dari sekolah pelaku yang dicoret-coret orang tidak dikenal. Pelaku yang tidak terima itu pun berusaha mencari orang yang telah mencoret sekolah. Pada saat upaya pencarian, rombongan pelaku berpapasan dengan Rahmat, hingga akhirnya pelaku pun melakukan penganiayaan terhadap dirinya.

“Arahnya nanti pelaku pembacokan akan dijadikan tersangka. Proses hukum akan diupayakan secepat mungkin,” pungkasnya. (Mg-10)

Tulis Komentar Anda