BUDI ASRORI BERPELUANG KETUM LAGI

Hadapi Porda, PBSI Kota Segera Gelar Muskot

Ilustrasi

YOGYA (KRjogja.com) - Menyongsong Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2017 yang akan dilangsungkan di kota Geplak Bantul, Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Yogyakarta segera menggelar musyawarah Kota (Muskot). Acara tersebut akan diselenggarakan di Kantor KONI Kota Jalan Sokonandi, Yogya, Sabtu (21/1) mendatang.

Muskot PBSI Kota Yogya ini dihelat terkait dengan telah habisnya masa bakti kepengurusan yang lama masa bakti 2012-2016 dan selanjutnya untuk memilih kepengurusan yang baru masa bakti 2016-2020. "Muskot seharusnya sudah digelar Desember 2016 lalu, bersamaan habisnya masa bakti kepengurusan yang lama. Tapi karena masih banyaknya program kegiatan tahun 2016 yang harus diselesaikan, terpaksa muskot baru dapat digelar Januari 2017 ini," papar Drs Sutrisno selaku sekretaris PBSI Kota Yogya, Senin (9/1) malam.

Menurut Sutrisno yang juga pengusaha alat-alat olahraga tersebut, muskot nanti salahsatu tujuannya untuk memilih calon Ketua umum (Ketum) PBSI Kota Yogya yang baru. Saat ini, Ketum PBSI Kota masih dijabat Budi Asrori. Selain untuk memilih Ketum PBSI Kota yang baru, Pengurus Pengkot PBSI Kota yang lama juga akan melaporkan berbagai kegiatan dan laporan pertanggungan-jawaban kepengurusan selama empat tahun yang sudah dijalani.

Diakui Sutrisno, peluang Budi Asrori untuk menjadi Ketum PBSI Kota Yogya untuk yang kedua kalinya masih terbuka lebar. Pasalnya, klub-klub anggota PBSI Kota masih menghendaki yang bersangkutan menjadi ketum lagi. "Hal itu, selama empat tahun Pak Budi menjadi Ketum PBSI Kota banyak kemajuan yang telah dicapai. Di antaranya dari pengadaan fasilitas pengadaan net, lampu penerang lapangan, karpet yang berjumlah 3 set dan fasilitas lainnya," tegasnya.

"Sehabis Muskot juga dibahas tentang pelaksanaan rakerkot (rapat kerja PBSI Kota) yang akan ditentukan kemudian. Dan dikupas pula tentang persiapan PBSI Kota menghadapi Porda DIY tahun 2017 di Bantul," ujar Sutrisno, yang juga pemilik klub Tresna Jaya, salahsatu anggota klub PBSI Kota Yogyakarta. (Rar)

Tulis Komentar Anda