Sikat Kotak Infak, Pencuri Remuk Dihajar

Petugas Polsek Banguntapan menunjukkan barang bukti uang sitaan dari tersangka. Foto: Sukro Riyadi.

BANTUL (KRJogja.com) - Petugas Polsek Banguntapan mengamankan tersangka pencurian kotak infak di Masjid Al Munaar Dusun Kalangan Baturetno Banguntapan Bantul. Dari tersangka  Sp (37) warga Mlati Sleman itu polisi menyita sejumlah barang bukti diantaranya obeng, gunting besi, sepeda  motor, tas laptop, kotak infak serta uang tunai Rp 7 juta. Hingga kini polisi masih mengembangkan kasus pencurian itu.

Kapolsek Banguntapan,  Kompol Suharno SH, Selasa (10/1) mengatakan, tertangkapnya pelaku berawal ketika Senin (9/1) sekitar pukul 14.30 datang ke Masjid Al Munaar Dusun Kalangan Banguntapan. Setelah masuk masjid lelaki itu langsung merebahkan badannya dimasjid sambil sesekali melirik kotak infak yang diikat rantai menyatu dengan tiang masjid. Namun kedatangan pelaku diluar waktu salat itu membuat saksi Jumali curiga. Dari balik jendela saksi yang juga anggota polisi ini terus memantau gerak gerik pelaku. Saksi makin curiga terhadap lelaki dimasjid itu lantaran matanya terus memperhatikan kotak infak. Namun pelaku cuek dan tidak menyadari gerak geriknya dalam pengawasan.

Seteleh menoleh kanan kiri terlihat sepi, pelaku membuka tas mengambil obeng  selanjutnya mencongkel kotak infak bagian bawah. Tersangka menguras uang dari kotak kayu dan dimasukkan ke dalam tasnya. Tidak hanya itu, setelah tasnya tidak muat, pelaku membuka jok motor untuk membawa uang curian itu.

Melihat pelaku dengan cekatan menggasak uang kotak infak. Naluri sebagai seorang aparat muncul dan langsung membekuk tersangka. Dalam tempo singkat warga berduyun-duyun datang ke masjid. Tanpa ampun tersangka dihajar warga beramai-ramai. Ditengah kerumunan massa yang sudah terbakar emosinya, petugas Polsek Banguntapan datang dan langsung merebut tersangka dari cengkeraman massa. Suharno mengungkapkan, pasca kejadian dilakukan pendataan jumlah uang yang dicuri Rp 7 juta. (Roy)

Tulis Komentar Anda