FK UGM Gelar Seminar Internasional Academic Health System

(Foto: MG-07)

YOGYA (KRjogja.com) - Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM) akan mempelopori seminar internasional tentang Academic Health System (AHS). Seminar tersebut diharapkan mampu mengembangkan dan memajukan integrasi layanan kesehatan, pendidikan, dan penelitian di Indonesia yang sudah terjalin melalui AHS FK UGM sejak tahun 2014.

AHS sendiri merupakan sebuah sistem yang mewujudkan integrasi antara penyelenggara pendidikan kesehatan seperti Fakultas Kedokteran dengan Rumah Sakit Pendidikan untuk memajukan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, dan penelitian tentang kesehatan di Indonesia.

"Rumah Sakit Sardjito sebagai Rumah Sakit pendidikan sudah menerapkan AHS, contohnya kolaborasi pelayanan dengan RS UGM yang sudah berjalan. RS Sardjito seringkali mendapat pasien rujukan yang terlalu banyak dari jawa tengah dan seluruh indonesia, dengan adanya AHS kami dapat merujuk pasien  ke RS UGM untuk pelayanan diagnostik," papar dr. Amalia, SpA, tim AHS FK UGM, Selasa (10/01/2017), dalam press conference seminar internasional AHS di FK UGM.

Selain untuk saling membantu menangani pasien rujukan, AHS juga berfungsi sebagai alat untuk mempermudah mobilitas tenaga kesehatan yang melibatkan Dinas Kesehatan. "Ini terkait kemudahan regulasi ijin praktek. Misalnya saja sebuah rumah sakit tidak memiliki dokter spesialis tertentu, dengan adanya AHS, bisa mendatangkan dokter spesialis dari rumah sakit lain untuk menangani pasien di sana," papar dr. Sri Mulatsih PhD, SpA(K), tim AHS FK UGM.

Untuk integrasi antara fakultas kedokteran dengan rumah sakit pendidikan, FK UGM juga telah menempuh upaya. "Misalnya di papua sekarang tidak memiliki dokter spesialis bedah syaraf, sekarang kami sedang mendidik dokter spesialis syaraf yang nantinya akan dikirim bekerja di sana. Sementara itu, ada staf kami yang mengelola fasilitas di sana agar setelah dokter ini lulus bisa langsung bekerja di bawah pengawasan para pendidiknya," jelas dr. Endro Basuki, SpBS, ketua panitia seminar internasional AHS.

Panitia seminar internasional AHS mengharap adanya output yang dihasilkan dari seminar internasional AHS yang akan dilaksanakan pada 12-13 Januari 2016 di FK UGM. Harapannya, hubungan antar tenaga medis bisa menjadi lebih cair dan AHS di Indonesia yang saat ini hanya tiga ( AHS Universitas Hasanuddin Makassar, AHS Universitas Indonesia, dan AHS Universitas Gadjah Mada) dapat menjaring lebih banyak rumah sakit untuk bergabung dalam AHS. Dengan bergabungnya lebih banyak rumah sakit dalam AHS, diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, dan penelitian di Indonesia.

"Undangan saat ini disebar ke seluruh Indonesia untuk sosialisasi akademic system dan tujuan paling utama sebenarnya untuk mendapat SK terkait AHS UGM, SK Kemenkes, SK Dikti setelah terjadinya seminar internasional tersebut supaya integrasi dan mobilisasi pelayanan kesehatan, pendidikan, dan penelitian di Indonesia bisa lebih cair," tambah Prof dr Budi Mulyono, SpK(K), MM. (MG-07)

Tulis Komentar Anda