Meracau di Pesawat, Penumpang Warga Bolivia Negatif Narkoba

Ilustrasi. (Foto : dream.co.id)

SLEMAN (KRjogja.com) - Demis Pierre Badivieso, penumpang pesawat AirAsia rute Yogyakarta - Singapura warga Bolivia yang diturunkan paksa oleh petugas di Bandara Adisutjipto, Selasa (10/01/2017) karena membuat gaduh sebelum take off ternyata tak terbukti mengkonsumsi alkohol maupun narkoba. Hal ini diketahui setelah petugas meminta keterangan dan memeriksa langsung kesehatan Demis.

Awalnya petugas sempat menduga tindakan yang dilakukan Demis tersebut karena pengaruh minuman keras. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Adisutjipto ternyata hasilnya negatif. “Indikasi alkohol dan narkoba tidak ada, lebih ke gangguan kesehatan,” ungkap Station Manager Airasia Yogyakarta, Wahyu.

Baca juga : Bikin Gaduh dalam Pesawat, Warga Bolivia Dipaksa Turun

Dari pemeriksaan itu juga diketahui jika Demis sebelum terbang sempat gugup dan mengalami gangguan kesehatan. Usai pemeriksaan, Demis belum diperkenankan terbang dan masih menjalani pemulihan kesehatan. “Sementara ini dia mau tenang dulu, mau makan,” imbuhnya.

Setelah Demis merasa tenang nantinya pihak maskapai akan mencoba berdiskusi dengan warga negara asing tersebut untuk menentukan langkah selanjutnya. Termasuk mengatur kembali jadwal penerbangan ke Singapura yang akan dilakukan Demis. (Mg-10)

Tulis Komentar Anda