Industri Mamin Siap Hadapi Gempuran Asing

Istimewa

JAKARTA (KRjogja.com) – Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) tetap optrimis jika pertumbuhan mamin di 2017 akan bagus. Hanya saja, yang menjadi kendala adalah gempuran dari global yang semakin kencang, sehingga otomatis perusahaan-perusahaan semakin lama semakin kecil. 
"Ini yang kurang sehat sebenarnya, kita kalah dengan perdagangan global yang semakin gencar. Makanya perdagangan dan peraturan harus dikaji benar-benar. Tidak bisa membuat kebijakan yang sempit, tapi kita tetap optimis pertumbuhan tahun 2017 sama dengan tahun lalu sekitar 8,2-8,5%” kata Ketua Umum Gapmmi Adhi S Lukman di Jakarta, Senin (09/01/2017).

Menurutnya, perkembangan di 2017 akan sama dengan 2016, karena kondisi industri mamin cukup mendukung. Harga komoditi pertanian yang jadi sumber daya beli masyarakat pun sudah mulai membaik. Bahkan beberapa Pengusaha juga sudah naik produksinya dan ini bagus untuk produksi mamin. Hanya saja tantangannya ada di keuntungan yang tergerus. 

"Karena gempuran asing dan persaingan di global semakin ketat dan menerapkan global value chain. Di mana mereka tidak peduli mau impor atau tidak, yang penting ada nilai tambahnya. Mereka mencari tercepat dan termurah bahan bakunya sehingga kalau kita tidak mendukung percepatan pembuatan produk maka kita akan kalah saing,” jelasnya. (*)

Tulis Komentar Anda