Sekolah Swasta Mulai Pasang Reklame PPDB

Ilustrasi. (Foto : Dok)

SUKOHARJO (KRjogja.com) - Sejumlah sekolah swasta di Sukoharjo mulai dari tingkat SD hingga SMA/SMK kedapatan sudah memasang reklame penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran baru 2017/2018. Mereka sengaja melakukan start awal untuk bisa menjaring siswa baru. Meski begitu tindakan dari sekolah swasta masih diberi toleransi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo dengan pengawasan ketat.

Pantauan di lapangan banyak ditemukan reklame PPDB dari sekolah swasta Sukoharjo disejumlah wilayah. Pemasangan dilakukan ditempat strategis seperti di perempatan rel Mayang Gatak, perempatan Gentan Baki, pertigaan tugu lilin Makamhaji dan perempatan Kartasura. Beberapa sekolah khususnya tingkat SD swasta bahkan sudah menggelar PPDB tahun ajaran 2017/2018.

Di lapangan juga ditemukan sejumlah reklame dari sekolah swasta Kota Solo. Mereka memasang reklame PPDB tahun ajaran 2017/2018 di wilayah perbatasan dengan Sukoharjo. Umumnya PPDB sekolah swata membuka pendaftaran dalam dua gelombang dimulai dari pertama Januari dan kedua Juni mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno mengatakan, memang benar ada reklame PPDB dari sekolah swasta yang sudah dipasang disejumlah wilayah. Pemasangan tersebut dianggap wajar karena sekolah swasta ingin start lebih awal demi bisa mendapatkan siswa baru.

Meski diperbolehkan namun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo tetap melakukan pengawasan ketat. Hal itu dilakukan agar selama proses PPDB gelombang pertama di sekolah swasta tidak terjadi pelanggaran dan memberatkan siswa baru. Salah satu bentuknya yakni berkaitan dengan tarikan biaya.

“Sekolah swasta jangan jor-joran menarik biaya kelewat tinggi sehingga memberatkan calon siswa baru. Semua berhak sekolah baik yang kurang mampu atau kaya,” kata Darno di Sukoharjo, Senin (09/01/2017).

Di Sukoharjo sendiri untuk sekolah negeri sudah sejak beberapa tahun terakhir dilaksanakan pendidikan gratis. Siswa tidak perlu lagi membayar biaya sekolah karena sudah ditanggung pemerintah. Meski begitu untuk mendaftar calon siswa perlu menunggu pelaksanaan PPDB online. (Mam)

Tulis Komentar Anda