Polisi Tetapkan Tersangka Tambang Ilegal

Polisi menyita alat berat dari area tambang di Parangtritis Kretek Bantul (Foto : Sukro Riyadi)

BANTUL (KRjogja.com) -  Polisi menetapkan satu orang berinisial Sw (45) warga Jetis Bantul dalam kasus tambang ilegal di daerah Parangtritis Kretek Bantul dengan barang bukti satu unit alat berat. Hingga kini polisi mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi.

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Anggaito Hadi Prabowo SIK didampingi Kanit III Reskrim Polres Bantul, Iptu Jumadi, Senin (09/01/2016) mengungkapkan, Sebelum menetapkan tersangka dalam kasus tambang ilegal tersebut itu  sekitar pertengahan November 2016 intensif melakukan penyelidikan tambang tersebut. Karena ada rumor jika proyek tambang yang berada di Desa Parangtritis itu menyalahi aturan.   "Informasi itu langsung ditindaklanjuti dengan meminta keterangan sejumlah saksi. Akhirnya awal Desember 2016 penyidikan mulai dan menatapkan Sw jadi tersangka."

AKP Anggaito  menjelaskan, dalam pemeriksaan itu  didapat fakta jika tambang tanah urug yang dikelola Sw menyalahia aturan. Izin eksplorasi yang mestinya sebatas penyelidikan dan studi kelayakan. Namun pada praktiknya Sw juga mengolah dan menjual hasil tambang itu. Padahal ketika sudah masuk dalam tahap pengolah serta menjual ijin operasi produksi. (Roy)

 

Tulis Komentar Anda