Akhir Pekan, Pati Dikepung Banjir dan Longsor

Anggota TNI membantu petani memanen padi yang tergenang banjir di Jakenan. (Foto: Alwy A)

PATI (KRjogja.com) - Bencana tanah longsor dan banjir terjadi di wilayah kabupaten Pati akhir pekan ini. Bencana banjir di wilayah kecamatan Jakenan, Gabus dan Pucakwangi, serta  tanah longsor serta angin puting beliuang di wilayah kecamatan Sukolilo.  

Akibat keadaan cuaca ektrim menyebabkan Darmo (44), warga RT 08/RW 01 Desa Karangmulyo Kecamatan Tambakromo kejatuhan sebuah pohon yang tiba-tiba roboh saat dia  berkendara  di jalan Desa Karangmulyo. Korban mengalami patah tulang paha kaki kiri, sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Karima Utama Surakarta setelah sebelumnya mendapat rujukan dari RSUD Kayen.

Musibah tanah Longsor di desa Sukolilo menimpa sebuah rumah milik Slamet, warga  dukuh  Lebak kulon Rt 04/17 Desa Sukolilo. Musibah banjir di Kecamatan Sukolilo terjadi  di Desa Kedungwinong.  Ketinggian air yang mencapai  30 cm di jalan raya.   

“Longsor tanah di desa Lumbungmas kecamatan Pucakwangi sempat  mengganggu kelancaran arus lalulintas dari Pati menuju wilayah kabupaten Blora,” kata  anggota  Babinkamtibmas  Pucakwangi,  Serda Muhammad.

Komandan Koramil  02/Juwana, Kapten  Arh Sumariyono mengerahkan anggotanya untuk membantu warga. Hal yang sama juga dilakukan anggota Koramil 05/Jakenan.

Anggota TNI ikut  membantu petani untuk melakukan  panen padi Jenis Ciherang di lahan seluas 5 hektar  di Desa Tondomulyo. Bahkan di desa Ngastorejo juga terpaksa dilakukan panen muda demi menyelamatkan pada seluas  100 hektar.

“Setelah kejadian banjir ini, kami akan mengajak petani untuk mengikuti pola tata tanam,” kata Komandan Koramil  05/Jakenan, Kapten Inf Kambali. (Cuk)

 

Tulis Komentar Anda