Balap Liar Penyumbang Tertinggi Kecelakaan Motor di Cilacap

Polsek Kedungreja gagalkan aksi balapan liar di jalur lintas selatan-selatan Cilacap. (Foto: Maksum)

CILACAP (KRjogja.com) - Kepolisian Resor Cilacap Polda Jawa tengah terus berupaya menekan angka kecelakaan yang terjadi di wilayah Kabupaten Cilacap. Karena selama tahun 2016 angka kecelakaan di wilayah Cilacap yang tercatat di satuan lalu lintas mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2015.

"Pada tahun 2015 angka kecelakaan tercatat 722 kasus, sedang pada tahun 2016 792 kasus atau naik sebanyak 70 kasus," ujar Kepala Kepolisian Resor Cilacap AKBP Yudo Hermanto SIK, Sabtu (7/1/2017), Sabtu (07/01/2017).

Dari sejumlah kasus kecelakaan itu, diataranya, melibatkan 1107 unit sepeda motor, dan diperkirakan salah penyebabnya akibat Bali (Balapan Liar). Sebagian besar para pelaku balapan liar itu dari kalangan remaja dan masih berstatus pelajar. "Sebenarnya Polres Cilacap sudah  melakukan berbagai upaya untuk penanganan Bali (balapan Liar) tersebut, diantaranya, upaya preventif dengan memberikan penyuluhan dan himbauan serta upaya represif dengan melakukan penindakan berupa razia kendaraan yang  digunakan untuk Bali.

Seperti yang dilakukan Polsek Kedungreja, yang merazia kegiatan balapan liar di jalur lintas selatan selatan (JLSS).  Diakuinya, jalur tersebut diketahui sangat menggiurkan bagi para joki balapan liar. Karena kondisi jalan di wilayah tersebut diketahui sangat halus dan lurus serta lebar.

Dari catatan unit Laka lantas Polres Cilacap, disebutkan di daerah Kecamatan Kedungreja sering terjadi kecelakaan lalu lintas, dengan sebagian besar disebabkan ulah pengendara roda dua, yang rata-rata pelakunya anak di bawah umur. "Bali di daerah tersebut selain meresahkan masyarakat pengguna jalan yang melintas juga sering mengakibatkan kecelakaan lalu lintas laka lantas yang melibatkan pengguna jalan lain yang lebih tertib.

"Selama tahun 2016 tercatat 15 kasus kecelakaan di jalur lintas selatan selatan (JLSS) dengan korban meninggal dunia sebanyak 7 orang dan luka-luka sebanyak 35 orang,"lanjutnya. Menurutnya, pihaknya telah mengintruksikan kepada polse jajaran untuk rutin melaksanakan operasi terhadap Bali yang ada di wilayah nya masing-masing. Hal tersebut sebagai u[paya menekan meningkatkan angka kecelakaan yang ada. (Mak)

Tulis Komentar Anda