Jumlah Wajib Pajak di Samsat Kembali Normal

Ilustrasi. (Foto : Dok)

GUNUNGKIDUL (KRjogja.com) - Hari pertama pemberlakuan PP 60 Tahun 2016 tentang ketentuan tarif baru bea penetapan dan penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK), Surat Tanda Coba Kendaraan (STCK), Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Izin Mengemudi (SIM), jumlah wajib pajak (WP) yang mendatangi Kantor Pelayanan Pajak Daerah Gunungkidul (KPPD) berangsur normal, Jumat (06/01/2017). Jumlah pemohon sesuai dengan jadwal jatuh tempo WP tertanggal 6 Januari 2017 sebanyak 250-an WP.

”Kantor Samsat sudah berangsur normal, bahkan kembali sepi. Hingga loket pendaftaran ditutup hanya ada lima antrean,” kata Baur STNK Satlantas Polres Gunungkidul Aipda Totok P, Jumat (06/01/2017).

Dibanding dengan jadwal jatuh tempo pendaftaran ulang STNK baik tahunan maupun lima tahunan, hari pertama pemberlakuan tarif baru relatif lebih baik dari sebelumnya dengan tingkat kepatuhan wajib pajak mencapai 99 persen lebih. Bahkan sejak peraturan pemerintah tentang pendapatan negara di luar pajak sedang dalam proses sosialisasi, WP banyak yang melakukan pembayaran awal sebelum maupun sesudah jatuh tempo.

Melonjaknya jumlah WP yang mendatangi Kantor Samsat Gunungkidul ini karena menduga PP 60/2016 juga berpengaruh terhadap kenaikan pajak. (Bmp)

Tulis Komentar Anda