Jalan Wonosari - Yogya Rawan Longsor

Ilustrasi. (Foto : Dok)

GUNUNGKIDUL (KRjogja.com) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kepolisian Gunungkidul siaga mengantisipasi longsor dan pohon tumbang di sepanjang jalan nasional Wonosari - Yogya dengan konsentrasi di 6 titik rawan. Hal ini menyusul tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Dalam minggu ini ditemukan dua kasus pohon tumbang sekitar ruas jalan Tleseh, Gading, Playen dan menyebabkan kemacetan arus lalu-lintas.

”Ada enam titik rawan longsor meliputi ruas jalan Slumprit, Asemayu, Pedotan, Putat dan Watuondo Gunungkidul serta satu titik di ruas jalan Sitimulyo, Piyungan, Bantul tepatnya di kaki perbukitan Patuk,” ucap Kasi Kedaruratan dan Logistik Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Sutaryono SSos, Jumat (06/01/2017).

Khusus musim penghujan tahun ini longsor berhasil diantisipasi dan hanya ada satu kasus terjadi di wilayah perbatasan antara Bantul dan Gunungkidul yakni antara Kecamatan Patuk dan Piyungan, Bantul. Antisipasi terhadap bencana longsor maupun angin yang menyebabkan terjadinya pohon tumbang dilakukan melalui imbauan terhadap pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan.

Selain itu untuk antisipasi manakala terjadi longsor, kepolisian bersama BPBD siaga evakuasi dan menyiapkan gergaji mesin juga sejumlah alat yang berfungsi untuk evakuasi dan penanggulangan bencana termasuk pohon tumbang. Kelengkapan alat tersebut tidak hanya untuk jalan longsor, tetapi juga bencana lain.

Dari keenam titik rawan longsor, polisi sudah menyiapkan sejumlah personel dan manakala terjadi hujan deras dalam durasi lama, mereka langsung ditempatkan untuk melakukan pengamanan. ”Langkah kepolisian itu dilakukan untuk mengantisipasi jika bencana longsor terjadi agar tidak sampai menimbulkan korban,” terang Kasatlantas AKPSamiyono. (Bmp)

Tulis Komentar Anda