Jalan Rusak, Warga Wargowilis ‘Wadul’ Dewan

Ilustrasi. (Foto : Dok)

KULONPROGO (KRjogja.com) - Perwakilan warga Desa Wargowilis Kecamatan Kokap wadul kepada unsur Pimpinan DPRD Kulonprogo lantaran ruas jalan di wilaya mereka saat ini mengalami kerusakan parah akibat tingginya mobilisasi armada pengangkut hasil penambangan batu andesit. Langkah tersebut ditempuh setelah melihat tidak ada tanda-tanda dari pihak perusahaan penambangan untuk melakukan perbaikan. Padahal jalan tersebut sangat vital bagi akses masyarakat.

Kepada Ketua DPRD Akhid Nuryati, Wakil Ketua I Ponimin Budi Hartono dan Wakil Ketua II Lagiyo Yok Mulyono, keduanya mengungkapkan, ruas jalan Klepu - Gemulung sepanjang 1,5 kilometer saat ini dalam kondisi parah akibat sering dilalui truk pengangkut batu andesit hasil penambangan PT HWI. Ironisnya sama sekali tidak ada upaya perbaikan dari manajemen perusahaan tersebut.

"Jalan yang selama ini rusak akibat dilalui truk penambangan yang melebihi tonase pada musim penghujan saat ini kondisinya semakin parah," kata Karjo di gedung dewan setempat, Jumat (06/01/2017).

Selain masalah kerusakan jalan perwakilan warga juga mengeluhkan adanya kabel telekomunikasi yang melintang di jalan. Apalagi kabel tersebut telah memakan korban salah satu warga yang mengendarai sepeda motor melintas lehernya terjerat kabel.

Sedangkan Yuli Nugroho menengarai adaanya ketidak sesuaian prosedur yang dilakukan PT HWI. "Sampai saat ini warga sekitar lokasi penambangan sangat minim informasi seputar aktifitas penambangan batu andesit. Karena itu warga berharap ada solusi sehingga persoalan tidak semakin serius. Harus ada pihak yang memfasilitasi sehingga apa yang menjadi keluhan warga diperhatikan pihak perusahaan," ujarnya.

Unsur pimpinan DPRD Kulonprogo memerintahkan Komisi III turun ke lapangan melihat langsung kondisi sesungguhnya. Ponomin Budi Harono mengajak masyarakat pro aktif dalam menjaga lingkungan dan jalan yang ada di wilayah masing-masing. "Kalau warga tidak ikut memantau dan menjaganya maka semua jalan akan rusak akibat dilalui kendaraan yang melebihi tonase.

Sementara Wakil Ketua II DPRD Kulonprogo Lajiyo Yok Mulyono mengimbau masyarakat jika ada permasalahan agar audiensi saja tidak perlu melakukan demo, karena hanya akan memperkeruh keadaan dan tidak menyelesaikan masalah. (Rul)

Tulis Komentar Anda