Ini Usul Menag Terkait Perbaikan Haji

Ilustrasi. (Foto: Doc)

JEDDAH (KRjogja.com) - Menteri Agama H Lukman Hakim Saifuddin mengajukan sedikitnya usulan untuk perbaikan penyelenggaraan ibadah haji. Usulan tersebut disampaikan kepada Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Shaleh bin Thahir Banten pada acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang penyelenggaran ibadah haji 1438H/2016M.

"Saya berharap lima poin ini dapat diwujudkan pada tahun ini untuk memberikan pelayanan lebih baik kepada jemaah haji," tandas Menag dalam rapat sebelum penandatanganan MoU di Kantor Urusan Haji Indonesia (KUHI) Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah, Rabu (4/1/2016).

Sebagaimana dilansir situs www.kemenag.go.id, kelima usulan tersebut pertama perlunya perbaikan tenda dan penyedian penyejuk udara di Arafah serta perbaikan penempatan jemaah di Mina dan perbaikan kualitas toilet di Mina. Kedua, penambahan makan pagi atau sarapan pagi bagi jemaah saat di Makkah. Ketiga, Menag mengusulkan agar pemondokan atau hotel jemaah haji Indonesia dapat membuka kafetaria, sehingga memudahkan jemaah untuk mendapatkan makanan, khususnya lima hari sebelum dan sesudah puncak ibadah haji.

Keempat, adanya up grading bus wilayah Masya'ir (Arafah - Muzdalifah - Mina). Menurut Menag, rute Masya'ir adalah satu-satunya layanan transportasi yang belum dilakukan up grading. Sebab, layanan bus antarkota perhajian dan layanan bus dari bandara Jeddah ke Makkah/Madinah atau sebaliknya, semuanya sudah dilakukan up grading atau peningkatan kualitas.

Usulan kelima adalah menyediakan pos emergency di Mina sepanjang jalur lontar Jamarat serta penyediaan kursi roda dari tenda Mina ke Jamarat, dan sebaliknya. (*)

 

Tulis Komentar Anda