Diduga Jadi Tempat Mesum, Bangunan Liar di Glagah Bakal Dibongkar

Ilustrasi. (Foto: Doc)

TEMON (KRjogja.com) - Pimpinan DPRD Kulonprogo mendesak eksekutif segera mengambil tindakan tegas terhadap maraknya bangunan liar di sempadan Pantai Glagah. Keberadaan bangunan tersebut tidak boleh dibiarkan karena selain melanggar regulasi juga dikhawatirkan akan menjadi tempat prostitusi terselubung.  

"Pemkab Kulonprogo tidak boleh tinggal diam. Sudah saatnya bertindak tegas menertibkan bangunan liar di sempadan Pantai Glagah,” tegas Ketua DPRD setempat, Akhid di ruang kerjanya, Rabu (4/1/2016).

Dijelaskan, jauh-jauh hari sebelum ada bangunan liar, pihaknya sudah mengingatkan eksekutif untuk melakukan penataan di salah satu objek wisata andalan Kulonprogo tersebut. Sehingga pemkab setempat meninindaklanjutinya dengan memasang rambu larangan mendirikan bangunan di sejumlah titik. Tapi ironisnya larangan tersebut sama sekali tidak diindahkan oleh pihak-pihak tertentu, mereka justru mendirikan bangunan tepat di samping papan larangan. Atas fakta tersebut muncul kesan Pemkab Kulonoprogo tidak berani mengambil tindakan tegas terhadap pendirian bangunan liar di sempadan pantai.

Akhid Nuryati mengkau khawatir, dengan belum adanya langkah-langkah nyata dari eksekutif justru akan menjadi bumerang dan memancing warga lain untuk beramai-ramai mendirikan bangunan di sempadan Pantai Glagah. "Karena warga menganggap ada tindakan pembiaran pelanggaran oleh pemerintah termasuk adanya dugaan jual beli tanah kaplingan," terangnya mengingatkan jangan sampai pemerintah terlambat menegakkan aturan.  

Secara terpisah Kapolres Kulonprogo AKBP Nanang Djunaedi mengaku setiap malam petugasnya rutin patroli di Pantai Glagah. Salah satunya razia di beberapa café dan rumah karaoke. Sasarannya pada peredaran miras yang kerap ditemukan di tempat-tempat hiburan.

“Setiap malam petugas kami razia,” katanya membenarkan penyegelan yang dilakukan Dinas Pariwisata bersama Satpol PP tidak banyak memberikan efek jera bagi pengelola.

Ditegaskan, pihaknya siap memback-up Pemkab Kulonprogo jika memang serius melakukan penertiban. Termasuk café, karaoke dan beberapa bangunan liar yang banyak muncul di sempadan Pantai Glagah. (Rul)

Tulis Komentar Anda