Terinspirasi Kanjeng Dimas, Pria di Sleman Ini Janji Gandakan Uang Rp 8 M

Polisi menunjukkan barang bukti uang 11 ribu dollar AS sisa kejahatan penipuan. (Foto : FX Harminanto)

SLEMAN (KRjogja.com) - Aksi penipuan berkedok penggandaan uang kembali terjadi di wilayah kerja Polres Sleman. Kali ini pelaku SN alias Joko (46) warga Kasihan Bantul ditangkap usai menipu korbannya yakni S warga Triharjo Sleman dengan iming-iming mengubah uang 16 ribu Dollar AS menjadi Rp 8 miliar setelah sebelumnya terinspirasi kasus Kanjeng Dimas yang ramai diberitakan beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Sepuh Siregar mengatakan tersangka Joko menipu korban dengan bujuk rayu penggandaan uang. Menurut Sepuh, tersangka menggunakan senjata batu merah delima yang diklaim memiliki kekuatan ghaib mendatangkan uang.

"Tersangka meminta syarat berupa dua telur angsa, uang 16 ribu dollar Amerika dan kardus untuk kemudian menjalani ritual yang ternyata akal-akalan tersangka. Nah saat ritual tersebut, uang 16 ribu Dollar tadi ditukar dengan 170 lembar kuitansi tanpa disadari oleh korban," ungkapkan di Mapolres Sleman, Rabu (04/01/2017).

Dikatakan Sepuh, ketika ritual tersebut korban yang tengah butuh uang dalam jumlah banyak belum menaruh curiga. Apalagi tersangka pamit meninggalkan rumah korban untuk membuang telur angsa sebagai bagian dari syarat ritual.

"Tapi kemudian tersangka tak kunjung kembali lebih dari dua jam dan korban menyadari gelagat tak baik. Kardus dibuka dan ternyata uang sudah raib hanya tinggal kuitansi saja, kemudian korban lapor pada polisi yang beberapa hari kemudian menangkap tersangka di rumahnya kawasan Kasihan Bantul," imbuhnya.

Dari tersangka, Polisi berhasil mengamankan uang 11 ribu Dollar AS yang belum sempat digunakan tersangka juga batu merah delima. Uang tersebut merupakan sisa dari 16 ribu Dollar yang dimaharkan tersangka.

Tersangka Joko sendiri mengaku nekat menipu setelah melihat kasus Kanjeng Dimas yang berhasil mengumpulkan uang banyak dengan cara mudah. "Ya ikut-ikutan saja (seperti Dimas Kanjeng) lihat di TV," ungkapnya singkat. (Fxh)

Tulis Komentar Anda