Seniman Lukis Gelar Jagong Budaya

Penampilan pantomim dalam jagongan budaya. (Foto: Gunarwan)

PURWOREJO (KRjogja.com) – Jagong budaya menjadi tajuk utama saresehan para seniman lukis Kabupaten Purworejo. Mereka membahas berbagai persoalan, kritik, dan berbagai rencana kemajuan bagi para seniman di Purworejo, kususnya seniman lukis.

"Kita harus bisa menerima kritik. Sebab tanpa kritik seseorang tidak akan melahirkan karya besar," kata Atas Danu Subrata, sastrawan asal Kabupaten Purworejo, Selasa (03/01/2016).

Danu mengaku pernah 'dibantai' habis dari  karya sastranya. Selanjutnya, harus berjuang mati-matian untuk mempertahankan hasil karyanya itu, sekaligus menjadi sebuah perenungan yang luar
biasa untuk melahirkan karya yang lebih baik lagi.

Dalam jagongan budaya dengan tema Beautifull #off di Gedung Kesenian Purworejo ini, Mantan Ketua Dewan Kesenian Purworejo Ir H Akhmad Fauzi MA mengakui bahwa tema dalam jagongan budaya ini cukup mewakili kegelisahannya sebagai orang tua. "Kebudayaan Bagelen sebagai representasi Purworejo masa lampau, saat ini stagnan,” katanya. (Nar)

Tulis Komentar Anda