Hongaria Gandeng Perguruan Tinggi Indonesia

Ilustrasi. (Foto : Dok)

YOGYA (KRjogja.com) - Hongaria berkomitmen meningkatkan kerja sama pendidikan dengan perguruan tinggi di Indonesia. Hongaria juga menawarkan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia di berbagai bidang ilmu untuk menempuh studi di negara Eropa Tengah itu.

Duta Besar (Dubes) Hongaria untuk Indonesia, Judit Nemeth-Pach menyatakan negaranya memiliki sistem pendidikan maju, salah satu yang terbaik di Eropa. Hongaria memiliki lapangan pendidikan yang beragam, dengan fokus yang kuat pada sains dan teknik. Majunya pendidikan Hongaria terbukti dengan predikatnya sebagai gudangnya peraih Hadiah Nobel.

"Populasi Hongaria hanya sekitar 10 juta jiwa, namun kami memiliki 13 pemenang Nobel," ujar Dubes Judit, memaparkan presentasi di Ruang Executive Lantai II Universitas Janabadra Yogyakarta beru-baru ini.

Hongaria memiliki ekonomi terbesar ke-57 di dunia dan merupakan negara berpenghasilan tinggi dengan standar kehidupan yang tinggi pula. Negara itu mempunyai pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) 3,6%, salah satu yang tertinggi di Eropa. "Kami termasuk negara dengan perekonomian paling stabil di Uni Eropa," ujar Judit.

Menurut Judit, Hongaria memandang Indonesia sebagai mitra yang sangat penting. Itu ditunjukkan dalam kunjungan resmi Perdana Menteri Viktor Orban ke Indonesia pada Februari lalu. Pertemuan Orban dengan Presiden RI Joko Widodo membuahkan kerja sama strategis bilateral di berbagai bidang, terutama pengelolaan air, energi terbarukan, teknologi informasi, pertanian dan pendidikan tinggi.

"Di bidang pendidikan tinggi, telah terjalin sejumlah MoU antara berbagai perguruan tinggi di Hongaria dan Indonesia, salah satunya Universitas Janabadra dengan Budapest Business School. Sekitar 30 mahasiswa Hongaria juga memperoleh beasiswa Darmasiswa untuk belajar budaya Indonesia setiap tahunnya," terangnya.

Hongaria menawarkan beasiswa bagi 50 mahasiswa Indonesia di berbagai bidang ilmu. Beasiswa yang diberikan sangat komplet, sudah mencakup komponen biaya hidup, SPP, hingga laundry. Ada pula beasiswa untuk riset. "Tidak hanya program sarjana, kami pun mempunyai program beasiswa bagi mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan S2 dan S3 di Hongaria," ungkap Judit.

Rektor Universitas Janabadra Yogyakarta, Ir Cungki Kusdarjito MP PhD, menyatakan kerja sama dengan Budapest Business School telah terjalin selama satu tahun terakhir. Kedua pihak pihak bekerja sama membuat buku dan mengadakan seminar internasional. Ke depan kerja sama akan diperluas dengan pertukaran staf dan riset. "Joint research mulai dijajaki, lalu bidang ilmu yang dikerjasamakan juga akan diperluas," tuturnya.

Cungki menambahkan, kerja sama dengan Hongaria sangat positif dan bermanfaat. Hongaria dipilih karena merupakan salah satu negara termaju di Eropa Tengah, biaya hidupnya tidak terlalu tinggi, serta dari sisi sains cukup maju. (Bro)

Tulis Komentar Anda