TERKAIT SEJUMLAH PERUBAHAN DALAM UN

Tak Timbulkan Kebingungan, Intensifkan Sosialisasi

Istimewa

YOGYA (KR) - Adanya sejumlah perubahan dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2016/2017 menuntut persiapan secara serius dan matang. Mengingat kepastian berkaitan dengan pelaksanaan UN baru dilakukan pada Desember 2016, sosialisasi dan koordinasi secara berjenjang harus dilakukan intensif. Hal itu penting, supaya kebijakan soal pelaksanaan UN dan adanya beberapa perubahan lebih cepat dipahami oleh guru dan sekolah.

"Saya yakin selama persiapan UN dilakukan secara profesional, alokasi waktu yang tergolong cukup mepet tidak akan menjadi persoalan. Salah satu caranya selain menyiapkan fasilitas pendukung yang berkaitan dengan teknis pelaksanaan, sosialisasi perlu dioptimalkan. Jangan sampai
saat pelaksanaan, sekolah atau guru masih mengalami kebingungan,” kata Ketua Dewan Pendidikan Kota Yogyakarta, Dr Ariswan kepada KR di Yogyakarta, Senin (2/1).

Menurut Ariswan, kesuksesan pelaksanaan UN tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah (Kemendikbud), tapi semua pihak dituntut proaktif. Jadi untuk saat ini yang perlu dilakukan adalah berupaya mewujudkan UN yang kredibel dan transparan, tentunya dengan tetap mengedepankan
kejujuran.

Terpisah, sebagai guru matapelajaran Biologi di SMA Taman Madya Jetis Yogyakarta, Sriyana MPd mengaku, sudah mulai mempersiapkan diri jika nanti ada siswa yang memilih mapel tersebut untuk materi UN. Selain itu sebagai kepala sekolah juga sudah menyosialisasikannya kepada para guru.
(Ria/War)

Tulis Komentar Anda