Universitas di Timor Leste Masih Gunakan Bahasa Indonesia

Ilustrasi. (Foto : Dok)

DILI (KRjogja.com) - Universidade da Paz (Unpaz) yang merupakan universitas swasta tertua di Dili, Timor Leste masih menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Tetun sebagai bahasa pengantar perkuliahannya. Hal itu tetap dilakukan meski beberapa kampus lainnya di Timor Leste lebih mengikuti instruksi pemerintah untuk menggunakan bahasa Portugis dan bahasa Tetun.

Bahasa Tetun adalah anak cabang dari bahasa Austronesia dengan para penutur utama yang berada di wilayah Timor Leste. Selain menggunakan bahasa Indonesia, Unpaz juga masih menggunakan kurikulum Indonesia karena para dosen yang mengajar di kampus itu merupakan lulusan sejumlah kampus di Tanah Air seperti di ITB dan UGM.

”Baru baru ini, Unpaz, dalam tiga hari dari tanggal 27 sampai tanggal 30 Desember 2016 sudah mewisuda 1.802 mahasiswa dari sejumlah falkutas,” tutur Lucas da Costa, Rektor Unpaz.

Menurutnya, alasan penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa Tetun sebagai pengantar adalah karena para pengajar di sana belum begitu memahami bahasa Portugis. Mahasiswa di Timor Leste pun lebih memilih menggunakan bahasa Tetun dan Indonesia dalam kegiatan perkuliahan. ”Karena bahasa Indonesia dirasakan lebih mudah digunakan untuk mentransfer ilmu,” ujar Lucas. (*)

Tulis Komentar Anda