Jogja Garuk Sampah Kumpulkan 20 'Trashbag' di Malioboro

Jogja Garuk Sampah mengumpulkan sampah-sampah di Malioboro. (Foto : Satriyo Wicaksono)

YOGYA (KRjogja.com) – Usai perayaan tahun baru 2017 di Malioboro, Gerakan Jogja Garuk Sampah langsung bergerak membersihkan sampah yang berserakan. Tidak tanggung-tanggung, 42 anggota langsung turun ke jalan dan memunguti sampah yang berada di Malioboro sisi utara. Hasilnya, gerakan Jogja Garuk Sampah berhasil mengumpulkan 20 kantong sampah.

Para anggota tidak hanya memungut sampah, tetapi  juga melakukan pemilahan terhadap sampah, seperti dapat didaur ulang atau tidak. “Total 20 trashbag, 15 sampah biasa dan 5 sampah daur ulang. Kemudian sampah daur ulang di sedekahkan kepada pemulung,” ujar Bekti Maulana (19) selaku Koordinator Gerakan Jogja Garuk Sampah.

Baca Juga : Usai Perayaan Tahun Baru, Sisi Utara Malioboro Bersih

Menurut Bekti, banyak sampah terjadi karena wisatawan yang terkesan menyepelekan karena menganggap sudah adanya petugas kebersihan. “Wisatawan  membuang sampah sembarangan itu menyepelekan karena menganggap udah ada yang bersihin, padahal mereka enggak tahu kalau yang bersihin cuman satu atau dua orang,” ungkapnya kepada krjogja.com, Minggu dinihari, (1/1/2017).

Bekti pun menuturkan bahwa aksi yang terselenggara ini atas dasar sedikitnya petugas kebersihan. Menurutnya, petugas kebersihan yang berada di lingkungan Malioboro hanya tiga atau dua orang. Ketika ditanyai pun mereka mengatakan bahwa rekannya sedang sakit ataupun ada acara.

“Kadang bertiga, lho kok cuman segini katanya temennya sakit, temennya ada acara. Nah berarti kan sebenarnya orangnya cuman itu-itu saja,” imbuhnya.

Atas dasar itulah, kemudian gerakan Jogja Garuk Sampah  melakukan aksi guna meringankan kewajiban petugaskebersihan dengan terjun membersihkan sampah di lingkungan Malioboro. (MG-10)

 

 

 

Tulis Komentar Anda