BI Laporkan Facebooker ke Bareskrim

Ilustrasi. (Foto : Dok)

JAKARTA (KRjogja.com) - Bank Indonesia (BI) melaporkan akun media sosial Facebook ke ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Akun tersebut, menurut Bank Indonesia, menyebarkan kabar tidak benar terkait pencetakan uang baru yang disebut tidak dilakukan oleh Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri).

"BI secara resmi menyampaikan laporan terkait pernyataan di sosial media mengenai pencetakan uang rupiah. Kami laporkan hari ini di Direktorat Pidana Khusus," kata Direktur Departemen Komunikasi BI Arbonas Hutabarat usai menyambangi Kantor Bareskrim Polri di Jakarta dikutip dari Kantor Berita Antara, Rabu, 28 Desember 2016.

Arbonas enggan menyebutkan nama akun Facebook tersebut. Ia menyebut, akun tersebut menyebarkan informasi bahwa pencetakan uang rupiah baru Tahun Emisi 2016 dilakukan oleh PT Pura Barutama. Tuduhan itu membuat BI terkesan tidak melaksanakan amanat UU No.17 Tahun 2011 tentang Mata Uang, yang menyatakan pencetakan harus dilakukan di dalam negeri dengan menunjuk BUMN. "Kami menganggap ini sudah mencemarkan nama baik, bahwa kami tidak melaksanakan undang-undang," ujar Arbonas.

Pelaporan itu didasarkan pada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan pasal terkait dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait fitnah dan pencemaran nama baik. Arbonas menegaskan, informasi yang tersebar di media sosial itu tidak benar. (*)

Tulis Komentar Anda