Dewi Lestari 'Dee' Berat Ucapkan Perpisahan Pada Supernova

Dewi Lestari atau dikenal dengan Dee dalam Meet and Greet. (Satriyo Wicaksono)

YOGYA (Krjogja.com) – Menulis serial selama 15 tahun bukan perkara mudah. Tidak banyak penulis yang mampu berkomitmen dan menjaga semangat dalam jangka waktu selama itu.

Dalam acara Meet and Greet Dee Lestari di IFI-LIP (23/12/2016), Dee membagi beberapa kisahnya kepada pembaca setianya, atau yang biasa disebut Adeection.

Telah menerbitkan 10 buku, dan 6 diantaranya adalah serial Supernova melambungkan nama Dee sebagai salah satu penulis Indonesia yang patut diperhitungkan. Serial Supernova merupakan serial yang fenomenal karena tokoh-tokohnya yang terasa begitu hidup karena melalui riset yang mendalam.

“Menulis 1 novel itu seperti lari marathon, dan menulis serial itu seperti lari ultra marathon. Tapi setiap karya harus punya garis finish dan kata ‘Tamat’ adalah hadiah terbesar untuk sebuah karya,” ujar wanita yang mengawali karir nya sebagai penyanyi tersebut.

Diceritakan Dee, tidak pernah terbayangkan sebelumnya akan menciptakan serial sebanyak ini. Ia awalnya hanya berencana menerbitkan trilogi dan menceritakan 1 tokoh dalam 1 bab namun ide-ide terus mendesak keluar dari kepalanya hingga tak terasa jadilah 1 tokoh 1 buku.  

“Disaat-saat terakhir baru saya sadari, melepas tokoh untuk tamat itu berat sekali. Bagaimana setiap karakter mampu memberi warna bagi karakter lain itu luar biasa. Saya ingin gunakan kesempatan ini untuk berterimakasih kepada pembaca yang telah mengundang Supernova ke hidup kalian. Bagian saya tinggal menyaksikan Supernova tumbuh bersama pembacanya,” ujar Dee yang hadir bersama suami dan 2 anaknya, Atisha dan Keenan. (MG-19)

Tulis Komentar Anda