BUS DILARANG PARKIR DIRUAS JALAN

Kantong Parkir Sementara Disiapkan

Ilustrasi. (Foto: Doc)

YOGYA (KRjogja.com) - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk pengamanan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, salah satunya kesiapan kantong parkir dan posko monitoring demi kenyamaan beribadah dan berlalu lintas. Kesiapan utama khususnya penyediaan kantong parkir di tempat yang sudah ada serta penyediaan kantong parkir sementara dan bekerjasama dengan pool bus di luar Kota Yogyakarta agar tidak ada bus yang parkir di ruas jalan nantinya.

"Kami menyiapkan kantong parkir yang sudah ada dan memanfaatkan Ketandan. Kami
telah membuat himbauan kepada hotel-hotel yang tidak mempunyai parkir untuk bus diharapkan bekerjasama pengusaha pool di luar Kota Yogyakarta agar memanfaatkan untuk parkir," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Sigit Haryanta usai mengikuti rapat koordinasi kesiapan jelang Natal dan Tahun Baru di Bangsal Kepatihan, Senin (19/12/2016).

Sigit menegaskan selama libur akhir tahun ini berarti bus tidak boleh parkir di ruas jalan, termasuk pada waktu wisata di Kawasan Malioboro dan sekitarnya. Parkir bus akan diarahkan masuk ke Terminal Giwangan yang mampu menampung 68 bus, sebelah barat Stasiun Tugu dan 'park and ride' Gamping untuk 50 bus sebagai tempat parkir sementara.

"Untuk posko monitoring tentu akan bekerjasama dengan Polda dan instansi terkait lainnya mulai 23 Desember 2016 sampai 3 Januari 2017.Ada pula posko pembantu di empat pintu masuk Kota Yogyakarta di Gamping, Tempel, Prambanan dan Piyungan disertai nomor telpon penting," imbuhnya.

Pihaknya memprediksi akan terjadi penambahan penumpang hingga 2 persen dari 1,4 juta orang mejadi 1,5 juta orang pada libur Natal dan Tahun Baru 2017.  Sementara ini untuk beberapa angkutan seperti maskapai penerbangan sudah mengajukan penambahan penerbangan dan kereta api ada enam rangkaian tambahan.

"Angkutan jalan sendiri akan mengoptimalkan 825 bus pariwisata maupun bus 446 AKAP dan 300 AKDP serta kendaraan cadangan dengan daya angkut total bagi 82.000 penumpang," tandas Sigit.

Kapolda DIY, Brigjend Pol Ahmad Dofiri mengatakan baik dari kepolisian, dinas-dinas dan intansi terkait lainnya baik lalu lintas, parkir, sarana dan prasarana lalu lintas hingga kebutuhan pokok semua sudah siap menghadapi Natal dan Tahun Baru. Polda DIY sendiri akan menurunkan 1.700 personil untuk mengamankan Natal dan Tahun Operasional.

"Kita sudah mempersiapkan posko keamanan maupun pelayanan sudah tersebar yang berkoordinasi dengan instansi lainnya seperti dari Dishub dan Dinas Kesehatan. Prioritas pengamanan ada dua yaitu tempat beribadatan terutama geraja dan arus wisata yang akan diserbu wisatawan," kata Ahmad Dofiri.

Ahmad Dofiri sekaligus menyampaikan berdasarkan kesepakatan dengan masing-masing kabupaten/kota tetap akan disiapkan jalur-jalur alternatif yang digunakan untuk menghindari kemacetan yang padat. Selain itu, kesiapan manajemen lalu lintas atau menggunakan sistem penutupan dan pengalihan yang ada di kabupaten/kota se-DIY agar tidak mengalami kemacetan. (Ira)

 

Tulis Komentar Anda