Pengendara Motor Tewas Tertimpa Baliho Paslon

Baliho saat ambruk dan menimpa korban. (Foto : Info Cegatan Jogja)

YOGYA (KRjogja.com) - Sebuah baliho salah satu pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta yang terpasang di tepi Jalan dr Sardjito Gondokusuman ambruk, Senin (19/12/2016) siang. Seorang pengendara sepeda motor yang tengah melintas di lokasi tertimpa baliho berukuran 4 x 4 meter tersebut dan tewas setelah besi rangka gambar ukuran besar itu menimpa tepat pada bagian kepala. Korban sempat mendapat perawatan di RS Pantirapih Yogyakarta namun nyawanya tetap tak tertolong.

Kapolsekta Gondokusuman, Kompol Eko Basunando melalui Kasi Humas Polsekta Gondokusuman, Aiptu Aris mengungkapkan, saat kejadian korban bernama Patmi Sunarto (62) warga Sinduadi Mlati Sleman berboncengan bersama anaknya Ferdiana (28) dengan menggunkan sepeda motor melintas di Jalan dr Sardjito dari arah timur ke barat. Baliho terpasang di utara jalan dengan posisi telah miring dan nampak akan jatuh.

Kendaraan korban terus melaju dan saat melewati tepat di depan baliho tiba-tiba gambar berukuran raksasa itu roboh. Ferdiana tak sempat melakukan pengereman dan baliho langsung ambruk menimpa ibunya yang membonceng di belakang hingga terjatuh.

Beberapa pengendara dan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung memberikan pertolongan. Korban yang menderita luka pada bagian kepala segera dilarikan ke RS Pantirapih Yogyakarta.

“Korban meninggal dunia, sedangkan korban satunya (anak) selamat. Korban meninggal saat dalam penanganan medis,” ungkapnya di Mapolsekta Gondokusuman.

Aiptu Aris nembahkankan, tiang penyangga baliho yang memakan nyawa korban tersebut terbuat dari besi dan sebelum kejadian memang telah dalam keadaan miring. Faktor angin serta tidak kuatnya bagian dasar rangka penyangga diduga sebagai penyebab ambruknya baliho tersebut. (Van)

Tulis Komentar Anda