Curug Pasuruhan DTW Baru di Borobudur

Curug Pasuruan di lereng Menoreh, Borobudur. (Foto: Bagyo H)

MAGELANG (KRjogja.com) – Warga dilereng Menoreh di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, menemukan Daya Tarik Wisata (DTW) baru. Yakni sebuah Curug (air terjun) setinggi 30 meter di Dusun Parakan, Desa Giripurno, Borobudur. Bahkan kini, sudah dibuka untuk umum.

Kepala Dusun Parakan, Sumarlan (57) Rabu (14/12/2016) menerangkan, sebenarnya curuk Pasuruhan ini sudah lama ada dan sering dikunjungi warga sekitar. Namun selama ini masih tidak terurus dan dibiarkan begitu saja. “Setelah ada kesepakatan dengan warga dan dorongan dari Babinsa Koramil Borobudur,  maka kita bersama-sama warga memperbaikinya. Baik di sekitar curug maupun akses jalan masuk. Termasuk juga mendirikan beberapa gasebo agar pengunjung merasa nyaman,” katanya.

Keberadaan curug tersebut, diharapkan akan menjadi tempat kunjungan wisata seperti tempat-tempat lain. Tempat ini juga bisa menjadi paket wisata yang ada di Desa Giripurno, seperti puncak Sukmojoyo, punthuk Mongkrong dan tempat yang lainya. “Kami berharap dari pemerintah dan pelaku wisata bisa membantu untuk ikut memngembangkan potensi wisata alam curug pasuruhan ini, sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat di sini, “ harapnya.

Sementara Babinsa Koramil Borobudur Koptu Rivai berharap kepada warga agar bisa memanfaatkan dan mengembangkan potensi wisata yang ada di Desa Giripurno. “Kalau semua bisa merawat dengan baik pasti akan menjadi tempat tujuan wisata yang menarik,” imbuhnya.

Desa Giripurno ini juga memiliki beberapa potensi selain wisata alam diantaranya tempat petilasan Sunan Kalijogo, pertanian dan peternakan. “Di sini ada peternakan kambing etawa yang sering memenangkan lomba hingga tingkat Nasional,” pungkasnya. (Bag)

Tulis Komentar Anda